Hukum & Kriminal

Nongkrong, Didatangi Polisi, Acungkan Celurit


KURIPAN – Segerombolan pemuda nongkrong di bahu jalan Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan menodongkan senjata tajam kepada polisi yang sedang patroli di wilayah setempat, Minggu (15/2) malam. Polisi mengejar para pelaku dan menciduk seorang pelaku di Kecamatan Bantaran. Sementara empat lainnya berhasil kabur.

Penangkapan itu menimbulkan keramaian di Mapolsek Bantaran. Salah satu pengendara Zain Firman mengatakan, pihaknya sekira pukul 23.00 melihat warga berkumpul di depan Mapolsek Bantaran. “Iya ada ramai-ramai. Tapi tidak tahu pasti ada apa,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Bantaran Ipda Jamhari mengatakan, penangkapan satu orang itu di Kecamatan Bantaran. “Belum tahu orang mana, karena langsung dibawa dan dilimpahkan ke Polsek Kuripan,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi membenarkan kejadian penodongan sajam kepada anggotanya. Bermula saat anggota berpatroli di Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan. Melihat adanya 5 pemuda yang bergerombol, petugas menanyakan secara baik kepada mereka.

“Karena curiga ada sesuatu, kemudian 1 dari 5 orang itu mengeluarkan senjata tajam dan ingin menyerang petugas,” ungkapnya.

Belum diketahui secara pasti apa motif pemuda hendak menyerang. Lantas, gerombolan pemuda tersebut melarikan diri ke arah Kecamatan Bantaran. Karena itu, petugas kemudian mengejar dan dibantu oleh Polsek Bantaran.

“Kena tangkap 1 orang tapi dia tidak membawa sajam, yang membawa temannya. Ditanyakan, apakah kenal jawabnya tidak,” ujarnya.

Setelah mengamankan satu orang itu, Kusmidi enggan menyebutkan nama orang yang telah ditangkap. Sebab, ia tidak membawa sajam. Diketahui pelaku yang ditangkap masih orang sekitar. “Mungkin wajib lapor nantinya,” bebernya.

Polisi akan tetap menyelediki keempat orang lainnya. “Kini masih dicari 4 orang itu,” tegasnya. (rul/awi)


Bagikan Artikel