Hukum & Kriminal

Lagi, Curanmor di Alun-Alun Kraksaan


KRAKSAAN – Nasib sial dialami oleh Lusi Ismawati (19), warga Desa Patemon, Kecamatan Krejengan. Niatnya untuk menikmati suanana alun-alun Kota Kraksaan pada Minggu (20/12) sore harus berakhir sedih, lantaran motornya raib digondol maling.

Dari informasi yang diperoleh Koran Pantura dari Riza Umami (19) yang tak lain teman korban, saat itu korban yang merupakan mahasiswi Universitas Zainul Hasan (Unzah) Genggong itu hendak berselfi di dalam alun-alun, dan memarkirkan kendaraannya di sebelah timur alun-alun. Tak berselang lama, ketika ia hendak pulang, ia sudah tidak melihat lagi motornya tersebut di lokasi parkirnya.

“Setelah sampai di alun-alun sekitar pukul 14.00 dia kemudian memarkir kendaraannya di sebelah timur. Niatnya hanya mau foto-foto, tidak ada rencana untuk ngobrol lama di dalam alun-alun,” katanya, Senin (21/12).

Ia menyebut, kegiatan foto-foto di dalam alun-alun tersebut berlangsung singkat. Bahkan, ia memperkirakan, dari awal memarkir kendaraan hingga beranjak pulang, durasi waktunya tidak sampai 30 menit. Namun, ternyata motor Beat hitam dengan nopol N 5070 QA milik temannya itu sudah lenyap.

“Tidak sampai setengah jam diparkir, kembali ke tempat parkir sudah tidak ada lagi, padahal sudah dikunci stir. Sudah, sudah laporan ke polisi,” ujarnya

Sementara itu, Panit II Reskrim Polsek Kraksaan Ipda M. Fitroh membenarkan sudah mendapatkan laporan atas curanmor yang kembali terjadi di Alun-alun Kota Kraksaan tersebut. Dan pihaknya juga sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Laporannya sudah kami terima. Sementara kami tindaklanjuti dengan mencari keterangan saksi di sekitar TKP dan akan mencari informasi dari pelaku lain yang sudah kami amankan terlebih dahulu,” tuturnya. (ay/awi)


Bagikan Artikel