Hukum & Kriminal

Ratusan Botol Miras Disita Jelang Nataru


PAJARAKAN – Menjelang natal dan tahun baru (Nataru) Sat Sabhara Polres Probolinggo menyita ratusan botol minuman keras (Miras). Ratusan botol minuman beralkohol itu disita dari sejumlah pelaku ditributor ilegal. Selanjutnya akan dimusnahkan menjelang pergantian tahun baru nanti.

Total, ada sekitar 802 miras yang disita petugas selama 2 bulam terakhir. Rinciannya, petugas menyita sebanyak 75 botol miras selama Oktober, lalu menyita 597 botol miras selama November 2020.

“Sedangkan di Desember hingga pertengahan bulan, ada sekitar 166 botol miras yang berhasil kami razia,” kata Kasat Sabhara Polres Probolinggo Iptu Ahmad Jayadi, kemarin.

Rata-rata, lanjut Jayadi, miras-miras tersebut disita dalam operasi di wilayah Kabupaten Probolinggo bagian tengah, seperti Kecamatan Tegalsiwalan, Leces dan Banyuanyar.

“Dominan miras yang kami situ itu jenis arak. Dari hasil interogasi ke penjual, mereka mendapatkan miras paling dari Kabupaten Lumajang dan Pulau Bali,” ungkap perwira asal Kabupaten Sampang, Madura ini.

Penenggak miras, sambung Jayadi, rata-rata pria dewasa dengan kisaran usia 25 hingga 40 tahun. Sementara para penjualnya, mayoritas berusia 40 sampai 50 tahun.

“Ratusan botol miras imi nantinya akan dimusnahkan menjelang pergantian tahun 2020 dan akan digabung dengan hasil razia bulan-bulan sebelumnya. Kami harap masyarakat bisa langsung melapor jika mendapati toko yang menyediakan miras,” pintanya.

Aksi razia miras itu akan terus dilakukan hingga malam nataru nanti. Pihaknya tak akan segan-segan menindak pelaku penjual ilegal sekaligus penikmatnya. Sebab, itu bisa menjadi pemicu terjadinya konflik antar remaja.

“Razia miras akan terus kami galakkan hingga akhir tahun baru nanti. Bahkan pada malam tahun baru, kami akan kerahkan seluruh personal,” tandasnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel