Hukum & Kriminal

60 Tabung Elpiji Lenyap Diambil Pasutri


PROBOLINGGO – H Sujai, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo harus gigit jari. Pasalnya, 60 tabung gas elpiji 3 kilogram dagangannya lenyap diambil sepasang suami istri (pasutri).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/11) lalu. Saat itu korban yang juga merupakan pemilik pangkalan elpiji itu mendapatkan telepon dari salah satu sopir SPBE di Jorongan Kecamatan Leces berinisial M. Dalam pembicaraan via telepon itu, M menyatakan pangkalan elpiji di Pakistaji kekurangan 60 tabung.

“Ya sempat menelpon kakak saya, karena pangkalan elpiji Pakistaji kurang,” kata Syaiful, adik korban, yang ikut mendampingi saat melapor di Polres Probolinggo Kota, Kamis (3/12).

Masih kata Syaiful, oknum M sendiri sebenarnya sudah biasa meminjam tabung ke kakaknya. Biasanya pinjaman tabung itu mulai dari 60 bahkan sempat 300 tabung. “Ya karena sudah terbiasa kerjasama. Jadi ketika ada pangkalan kurang, biasanya ya cari ke sesama pelaku usaha seperti ini. Dan sehari setelah pinjam biasanya kembali,” katanya.

Namun, pinjaman tabung terakhir justru bukan sehari, tapi hampir sepekan. Karena curiga, akhirnya korban menelepon M. “Tapi ternyata setelah ditelepon, M tidak mengaku. Makanya kami langsung laporan,” ujarnya. Karena peristiwa itu, Syaiful menyebut kakaknya mengalami kerugian Rp 9 juta. (rul/iwy)


Bagikan Artikel