Hukum & Kriminal

Razia di 4 Toko, Sita Ratusan Botol Miras


PAKUNIRAN – Satuan Sabhara Polres Probolinggo menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Rabu (25/11) siang. Dalam operasi itu, polisi berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari 4 lokasi berbeda.

Ratusan miras tersebut didapatkan di toko milik Santoso, warga Kecamatan Pakuniran; toko milik Fathor Robbani (20) dan Misto (55) warga Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar; dan Siti Rokayah (56) warga Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan.

Dari toko Santoso, petugas berhasil menyita 12 botol miras berbagai jenis. Di toko Fathor Robbani, petugas menyita 33 botol miras. Di toko milik Misto, petugas menyita 12 botol miras.  Terakhir di toko milik Siti Rokayah, petugas menyita sebanyak 150 botol miras.

Kasat Sabhara Polres Probolinggo Iptu Ahmad Jayadi mengatakan, ratusan miras tersebut disita ketika petugas melaksanakan patroli pekat untuk keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Lebih-lebih, daerah yang marak terjadi jual-beli miras.

“Saat kami patroli, kami mendapatkan laporan dari masyarakat di 4 titik tersebut. Bahwa, ada beberapa toko penyedia miras tanpa dilengkapi ijin yang jelas. Setelah kami selidiki ternyata memang benar adanya,” kata Ahmad Jayadi.

Setelah ratusan botol miras itu disita, lanjut Jayadi, pihaknya langsung membawanya ke markas  Polres Probolinggo untuk dimusnahkan pada pergantian tahun. Melihat masih maraknya penyedia miras, tegas dia, pihaknya akan merutinkan patroli razia pekat.

“Tak hanya miras yang kami bawa, pemilik tokonya juga kami bawa untuk proses pembinaan agar sekiranya dapat efek jera untuk tidak menyediakan minuman keras. Karena kasus beberapa hari terakhir bermula dari minuman ini,” tutur perwira asal Kabupaten Sampang ini. (yek/iwy)


Bagikan Artikel