Hukum & Kriminal

Efek Ngepil, Tuntun Motor Orang, Dimassa


LECES – Proses hukum percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah warung kopi di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo dihentikan. Pasalnya, korban Sunadin (60) memutuskan untuk tidak melaporkan Dimas Abdi Sapta (28) yang ternyata masih kerabat dari korban.

“Korban enggan membuat laporan, sehingga polisi tidak bisa melakukan proses hukum terhadap terduga. Terlebih berdasarkan pengakuan terduga disebutkan bahwa terduga baru saja mengkonsumsi pil koplo. Sehingga dia melakukan perbuatannya itu secara tidak sadar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Leces Bripka Eko Aprianto, Selasa (24/11).

Dijelaskannya bahwa berdasarkan pengakuan terduga Dimas, dia melakukan aksinya percobaan pencurian itu lantaran mengira bahwa motor yang dituntunnya itu merupakan motor Honda Scoopy miliknya. Padahal motor yang dituntunnya di teras depan rumah warung milik Sunadin itu adalah motor Yamaha Mio milik Ghufron, anak dari Sunadin. “Alibi itu cukup kuat, karena kami juga menemukan motor Scoopy milik terduga di sekitar TKP,” ungkapnya.

Serta kondisi rumah kunci motor milik korban masih dalam kondisi utuh atau tidak mengalami kerusakan.”Makanya kami sebut aksi tersebut sebagai aksi percobaan pencurian, dan belum kuat mengarah pada aksi curanmor,” jelasnya.

Di sisi lain, korban juga tidak bersedia membuat laporan polisi. Ia memilih menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Sebab, Dimas masih ada hubungan kerabat dengan korban. “Kami serahkan pada kedua pihak keluarga untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pada Minggu (22/11) lalu, terjadi aksi percobaan curanmor di salah satu warung di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Pelaku yang tertangkap basah mencuri motor pemilik warung berhasil diamankan.

Bahkan pelaku Dimas Abdi Sapta,  sempat diamuk massa. Tak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek Leces merapat ke lokasi kejadian dan mengamankan warga Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo tersebut. (tm/awi)


Bagikan Artikel