Hukum & Kriminal

Sapi Warga Krucil Hilang, Ketemu di Tiris


TIRIS – Warga Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo geger. Pasalnya, di tengah hutan desa setempat ditemukan seekor sapi jantan berusia sekitar 2 tahun, Kamis (15/10). Sapi itu diduga merupakan hasil curian.

Selain itu, juga ditemukan sebuah truk colt diesel nopol N 9392 UN di hutan tersebut. Lokasinya tak jauh dari lokasi tempat sapi ditemukan.

Belakangan diketahui sapi itu milik Adin (30), warga Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil. Sapi milik Adin hilang dicuri dari kandangnya pada Kamis (15/10) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Pantura, kuat dugaan sapi itu sengaja ditinggal pencurinya lantaran aksinya telah diketahui warga. Ia juga sempat dikejar oleh warga, namun berhasil kabur.

Kades Segaran Sadi mengungkapkan, ia mendapatkan informasi bahwa ada salah satu warganya yang menemukan seekor sapi yang ditemukan dalam kondisi terikat. Lokasinya di kawasan hutan masuk Dusun Gudang di desanya. Menanggapi laporan tersebut, Sadi bersama sejumlah warganya langsung mendatangi lokasi penemuan sapi tersebut.

Benar saja di hutan yang berada dekat dengan jalan desa Segaran itu, terdapat seekor sapi jantan berwarna hitam yang tengah terikat dan tidak diketahui siapa pemiliknya. Setelah mencari informasi, ternyata ada laporan warga yang menyebut sapi tersebut milik warga Desa Sumberduren yang hilang dicuri pada Kamis dini hari.

Setelah dikroscek dengan cara menghubungi warga Desa Sumberduren dimaksud dan juga Kepala Desa Sumberduren, ternyata memang benar sapi tersebut merupakan milik warga Desa Sumberduren. “Setelah dikoordinasikan bersama Kepala Desa Sumberduren dan Kapolsek Krucil, ternyata memang benar sapi tersebut merupakan milik warga Desa Sumberduren. Akhirnya sapi tersebut langsung diamankan dan dibawa oleh polisi ke Polsek Krucil. Karena TKP-nya ada di sana,” ungkap Kades Sadi, Kamis (15/10).

Selanjutnya kata Kades Sadi, muncul informasi bahwa terdapat sebuah truk yang diduga kuat sebagai truk yang dipakai pencuri untuk mengangkut sapi tersebut. Hal tersebut diperkuat keterangan pemilik sapi bahwa dirinya beserta sejumlah warga lainnya sempat mengejar truk tersebut. Namun kehilangan jejak di tengah perjalanan ketika masuk wilayah Desa Segaran.

“Truk itu awalnya mau dibakar oleh massa, karena saya tak ingin terjadi hal yang anarkis terjadi di desa saya. Akhirnya saya halangi massa dan persilahkan kepada mereka melakukan apapun terhadap truck itu asalkan dilakukan di luar desanya. Tapi belakangan oleh polisi, truk itu akhirnya diamankan di mapolsek Krucil,” terang Kades Sadi.

Ia menduga, kemungkinan besar sapi dan truk tersebut sengaja ditinggal kabur oleh para pencuri. Yakni setelah aksinya sudah terlanjur diketahui warga, serta hari sudah menginjak pagi. Sehingga aksi mereka dengan sangat mudah akan diketahui baik oleh warga yang mengejarnya, maupun oleh warga di sekitar tempat mereka meninggalkan sapi tersebut.

“Mungkin mereka tak mau ambil risiko, akhirnya mereka meninggalkan sapi dan truk itu diduga tempat berbeda. Dengan harapan aksinya tidak diketahui warga dan tak jadi sasaran amuk massa,” katanya.

Kini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polsek Tiris. Kuat dugaan bahwa para pelaku pencurian sapi ini merupakan kawanan spesialis pencurian sapi yang beraksi di sekitar wilayah Probolinggo. Lantaran dalam beberapa pekan ini marak terjadi kasus pencurian sapi, yang salah satunya sempat terjadi di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Selasa (13/10) lalu. (tm/eem)


Bagikan Artikel