Hukum & Kriminal

Berkali-Kali Curi Jaring Bawang, Dicokok

TEGALSIWALAN – Unit Reskrim Polsek Tegalsiwalan menangkap Ahmadi (27), seorang maling motor dan jaring bawang merah asal Desa/Kecamatan Tegalsiwalan. Warga Dusun Sumbermuning itu ditangkap di rumahnya pada Minggu (6/1) malam.

Ahmadi ditangkap karena dilaporkan mencuri motor Yamaha Vixion N 3380 SE milik Sugeng, warga Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu pada Oktober 2018. Selain itu, ia juga berkali-kali mencuri jaring bawang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Pantura, penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.30. DPO Polsek Tegalsiwalan selama 3 bulan ini tak berkutik ketika berhadapan dengan polisi yang menangkapnya.

Di hadapan penyidik, Ahmadi mengakui semua perbuatannya. Motor yang ia curi 3 bulan lalu, berhasil dimaling ketika diparkir di rumah warga bernama Dullah di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan.

Ia juga mengaku telah mencuri jaring bawang merah di sejumlah lokasi berbeda. Yakni di Desa Sumberklidung 4 lokasi, Desa Tegalsiwalan 2 TKP, Desa Blado Kulon 1 TKP, dan di wilayah Dringu 2 TKP.

“Saya mencuri motor itu di sore hari di halaman rumah orang di Sumberbulu. Jarit (jaring) bawangnya saya curi sepanjang tahun lalu,” ujarnya, Senin (7/1).

Menurutnya, motor curian itu sudah dijual kepada seseorang berinisial IIS, warga Kecamatan Paiton seharga Rp 5,2 juta. Demikian juga dengan jaring yang berhasil dimaling. Uang hasil penjualan motor dan jarit tersebut sudah habis dipakai Ahmadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Sudah habis uangnya,” katanya singkat.

Kapolsek Tegalsiwalan AKP Ida Bagus mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap berkat usaha jajarannya.

“Kami melacak keberadaan pelaku berdasarkan keterangan 2 saksi yang mengetahui bahwa tersangka (Ahmadi) adalah orang terakhir yang terlihat membawa kabur motor curian itu. Bahkan korban pencurian sempat mendatangi rumah pelaku tapi ndak ketemu. Motornya juga ndak ada,” kata AKP Ida Bagus.

Setelah 3 bulan berlalu, anggotanya mendapatkan laporan keberadaan pelaku yang tengah berada di rumahnya. Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek Tegalsiwalan langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat ditangkap, pelaku tak memberikan perlawanan dan bersikap kooperatif.

“Bahkan tersangka juga mengaku sebagai pelaku pencurian jarit (jaring) bawang merah di banyak TKP yang berbeda,” sebutnya.

Pasal yang dikenakan terhadap Ahmadi adalah pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. “Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 60 juta,” terang AKP Ida Bagus. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan