Hukum & Kriminal

Perkosaan, Ringkus Dua ABG asal Gading


GADING – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo meringkus dua remaja asal Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (8/8) malam. Pasalnya,  kedua anak baru gede (ABG) itu diduga terlibat tindak pidana perkosaan terhadap anak di bawah umur, yang terjadi pada malam takbir Idul Adha lalu. Kedua pelaku ialah HD (20) dan PT (17).

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso melalui Kanit PPA Iptu Maskur Ansori mengatakan, usai menerima laporan tersebut, pihaknya segera mendalami kasus tersebut. Dari hasil visum, membuktikan korban telah disetubuhi. Pihaknya kemudian, mencari bukti-bukti atas kejadian tersebut.

Dari bukti yang terkumpul mengarah pada dua identitas pelaku. Akhirnya, pihaknya segera mendatangi kediaman pelaku dan langsung diseret ke mapolres tanpa perlawanan. Kini kedua pelaku sudah berada di sel tahanan.

“Kami masih mendalami kasus tersebut. Dikhawatirkan ada tersangka lain yang terlibat dalam aksi pemerkosaan bergilir itu,” ungkap Maskur saat dikonfirmasi via telepon kemarin (9/8).

Berdasar interogasi sementara, kedua pelaku mengakui korban dikenal melalui media sosial. Dalam pertemanan itu keduanya begitu akrab hingga timbul rasa nyaman. Akhirnya keduanya saling bertemu dan terjadilah perbuatan asusila tersebut.

Karena ulahnya, lanjut Iptu Maskur, kedua pelaku terjerat pasal  76 D jo pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. “Untuk ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” tutup mantan Panit II Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim itu.

Diberitakan sebelumnya, VI (15) gadis asal Kecamatan Gading harus menikmati Hari Raya Idul Adha (31/7) lalu dengan derai air mata. Pasalnya, ia menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pria yang baru dikenalnya melalui sosmed. Ironisnya lagi, aksi pemerkosaan itu dilakukan secara bergilir usai VI dicekoki arak. (yek/iwy)


Bagikan Artikel