Hukum & Kriminal

Oknum LSM Peras Kades tiap Minggu, Mengaku untuk Beli Sepeda Gunung


PAJARAKAN – Aksi pemerasan yang dilakukan AW, oknum LSM yang telah tertangkap tangan, rupanya tak hanya terjadi sekali dua kali. Kepala Desa (Kades) Karangeger Bawon yang menjadi korban pemerasan, mengaku sudah menjadi langganan aksi nekat oknum tersebut.

“Saya diperas dia (oknum LSM, red), bukan hanya satu-dua kali. Bahkan hampir setiap minggu dia minta ini dan itu. Tapi karena sudah dekat dan akrab, saya kasih. Paling hanya Rp 200 ribu,” kata Kades Bawon saat dikonfirmasi Rabu (1/7).

Kades mengaku sudah lama kenal oknum tersebut, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa. Mereka sudah menjadi teman dekat. Setiap minggu oknum tersebut datang dan meminta sangu pada kades.

Saking dekatnya, kebutuhan sepele oknum tersebut seperti ganti uang mengatasi ban bocor, juga diberikan oleh kades. Begitu pula ketika rumah oknum tersebut sedang rehab. Kades memberikan sedikit uang untuk membantu kebutuhan material bangunan rumahnya. “Dia minta keramik, saya kasih uangnya,  suruh beli sendiri. Karena sudah akrab,” kata Kades Bawon.

Akan tetapi, lanjutnya, terakhir oknum tersebut meminta uang sebesar Rp 5 juta untuk beli sepeda gunung. Itu membuat Kades Bawon mulai geram. Sebab, permintaannya melambung tinggi dan disampaikan dengan nada mengancam. Terlebih, permintaannya sangat mendesak.

“Saya bilang nggak punya kalau sebesar itu, dia malah maksa. Suruh cari pinjaman ke tetangga gitu. Saat itu saya ada di Pasuruan. Nah saat pulang saya kasih ke dia Rp 3 juta,” ungkapnya.

Ketika ia mengambil uang dari kades, tiba-tiba ada anggota polisi datang ke kantor desa. Oknum AW langsung melemparkan uang itu ke sudut ruang kerjanya. Namun, anggota polisi itu terlebih dulu mengetahuinya. Saat itu juga AW dibawa ke markas Polres Probolinggo. 

“Bukan saya yang melempar ke dia. Tapi dia yang melempar uang itu ke pojokan. Saya nggak menjebak, memang kebetulan ada anggota yang datang berkunjung ke saya. Uangnya Rp 3 juta. Karena saya punya segitu,” tutur Bawon.

Kades Bawon mengatakan, hubungan dirinya dengan LSM lain tidak seperti itu. LSM atau media yang datang bertamu ke tempatnya selalu disambut baik. “LSM dan teman media lain, hubungan dengan saya baik. Mereka nggak pernah memeras saya. Hanya dia yang begitu,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdi Irawan menyampaikan, pihaknya sudah menetapkan oknum LSM tersebut sebagai tersangka. Pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut, terutama untuk mengungkap apakah ada korban lain yang diperas oknum tersebut. “Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tuturnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel