Hukum & Kriminal

Curi HP Tetangga, Remaja Ditangkap


PROBOLINGGO – Meski sebelumnya pernah berurusan dengan polisi, namun Mohammad Rizki tidak kapok. Remaja yang tinggal di Jl Sunan Kudus, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo tersebut nekat mencuri lagi.

Namun, aksi Rizki mencuri handphone (HP) milik tetangganya pada Sabtu (27/6) pukul 11.30 diketahui warga. Pelaku ditangkap warga bersama polisi. Kasus ini kemarin (30/6) dirilis di halaman markas Polres Probolinggo Kota.

Kepada Kasatreskrim AKP Heri Sugiono, tersangka Rizki mengaku mencuri HP milik tetangganya untuk membeli rokok. Hanya, Rizki belum sempat menjual smartphone jenis tab dan senter yang dicurinya itu lantaran keburu ditangkap.

Tersangka juga mengaku menendang pintu depan rumah korban agar bisa masuk. Sedangkan jarak rumah Rizki dengan rumah korban sekitar 500 meter.  Rizki mengaku sebelumnya pernah mencuri HP milik siswa SD saat sekolah.

Sebelum beraksi di rumah tetangganya Sabtu lalu, Rizki lebih dulu memantau situasi. Setelah yakin penghuni rumah keluar, Rizki beraksi. Ia masuk rumah dengan cara menendang pintu. HP yang diburu sedang dalam keadaan dicas. Selain mengambil HP, pelaku mengambil senter warna hitam yang juga sedang dicas.

Aksi Rizki diketahui warga sekitar. Yang bersangkutan langsung diamankan. “Warga dan polisi yang menangkap. Tidak sampai dipukuli warga, karena ada petugas,” jelas AKP Heri.   

Menurut AKP Heri, 4 tahun sebelumnya, Rizki pernah mencuri HP milik pelajar saat masih sekolah. Karena saat itu Rizki masih di bawa umur, ia tidak sampai ditahan. Keluarga korban juga berkenan masalahnya diselesaikan secara kekeluargaan. “Jadi tersangka ini 2 kali mencuri. Empat tahun lalu mencuri HP milik siswa SD,” tambahnya.

Dari lokasi kejadian, lanjut AKP Heri, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu hand phone jenis tab, senter kepala warna hitam, charger putih, celana pendek biru dongker, tas coklat dan topi hitam. “Tesangka kami jerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara,” terang Kasatreskrim. (gus/iwy)


Bagikan Artikel