Hukum & Kriminal

Demi Pil Koplo, Pemuda Probolinggo Nekat Curi HP hingga Kucing Anggora


PAKUNIRAN – Aldi Saputra (21), pelaku pencurian HP di Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo yang tertangkap beberapa waktu lalu, menguak fakta anyar. Pria asal Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo itu, diketahui merupakan spesialis pencuri barang ringan. Hasil dari mencuri itu digunakan untuk membeli pil koplo atau pil setan.

Kanitreskrim Polsek Pakuniran Aipda Dadang Priyanto mengatakan, setelah ditangkap dan dilakukan interogasi, pada Minggu (31/5) lalu, pihaknya menguak fakta baru. Ternyata pelaku satu itu merupakan spesialis. Pelaku Aldi telah beraksi di 4 kecamatan berbeda. Yaitu 3 kecamatan di Kabupaten Probolinggo dan 1 kecamatan di Situbondo.

Lanjutnya, 3 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sering diobok-obok pelaku adalah Kecamatan Paiton, Kotaanyar dan Pakuniran. Sedangkan 1 kecamatan di Kabupaten Situbondo adalah Besuki. “Dari 4 kecamatan tempat pelaku beraksi, perkiraan ada sekitar 33 TKP. Barang curiannya mayoritas barang-barang ringan,” kata Dadang, Minggu (7/6).

Barang ringan yang dicuri pelaku, menurut Dadang, seperti beras, handphone, tabung gas, ayam, kucing anggora dan jeriken milik warga yang hendak membeli bensin di SPBU. Akan tetapi, menurutnya, para korban banyak di antaranya yang tidak melapor. Lantaran nominal kerugian yang tak seberapa.

“Apakah sudah melapor atau tidak kami tidak tahu. Kemungkinan banyak korban yang tidak malapor karena jumlah kerugiannya yang kecil. Ditambah lagi, warga mengira hilangnya barang ringan itu lantaran faktor human error. Seperti lupa menaruh atau tertinggal di suatu tempat,” ungkapnya.

Dadang menambahkan, rata-rata barang curian pelaku satu itu hanya barang kecil atau barang dengan nominal tak seberapa. Namun terkejutnya, barang curian tersebut kemudian dijual kembali. Sementara uang hasil penjualan itu oleh pelaku dibuat untuk membeli pil koplo.

Rupanya pelaku sudah lama mengonsumsi barang haram tersebut. Kemungkinan, kata Dadang, perbuatan bejat pelaku bermuara dari kebiasaannya mengonsumsi pil koplo. Setelah terbiasa akhirnya ingin terus mengonsumsi. “Saat enggak punya uang, pilihan terakhirnya mencuri,” tutur Dadang.

Diketahui sebelumnya, Tim gabungan Polsek Pakuniran dan Polres Probolinggo meringkus seorang pemuda asal Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5). Ia ditangkap setelah terlibat tindak pidana pencurian.

Pelaku adalah Aldi Saputra (21) warga Desa Plampang, Kecamatan Paiton. Ia diringkus usai mencuri HP android di sebuah toko baju milik Nurul Qomariyah Arifianti (20) warga Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran. (yek/awi)


Bagikan Artikel