Hukum & Kriminal

Jagung Ditebang, Sepupu Sendiri Dipolisikan


PROBOLINGGO – Darsun (64), warga Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo melaporkan sepupunya yang berinisial T ke Polres Probolinggo Kota, Kamis (4/6) pukul 10.00. Penyebabnya, T diduga melakukan perusakan terhadap tanaman jagung milik pelapor yang dilakukan Rabu (3/6) sore.

Darsun mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tidak sendirian, tetapi bersama istri dan tetangganya. Ia membawa foto lahan sawah yang ditanami jagung namun telah habis ditebang.

Kepada sejumlah wartawan, Darsun mengaku jika tanaman jagungnya yang berumur 45 hari itu ditebang sepupunya bersama beberapa orang. Meski ia mendengar dan tahu aksi main tebang tanpa izin tersebut, namun Darsun tidak berani mencegah.

Bahkan dirinya tidak ke lokasi dengan pertimbangan keselamatan. Setelah dianggap aman, korban ke lokasi sambil memotret. Disebutkan, tak satupun tanaman jagungnya yang tersisa. “Ditebang semuanya. Belum berbunga dan berbuah. Soal kerugian, belum kami hitung,” ungkapnya.

Ia menerangkan, luasan lahan sekitar satu bahu atau seperempat hektar yang terbagi 3 petak. Saat ditanya alasan dirusak ? Darsun menjawab, sawah yang sudah dikuasai 30 tahunan tersebut, sebagian diakui masih milik T, yang tak lain adalah sepupunya sendiri. “Katanya sepupu saya masih punya hak,” ujarnya.

Padahal menurut Darsun, ia membeli sawah yang diperebutkan tersebut dari orang tuanya. Karenanya, ia bersikukuh bahwa T tidak memiliki hak atas tanah yang dibeli dari bapaknya puluhan tahun lalu itu.

Saat ditanya harga belinya, Darsun mangaku lupa. “Sudah lupa harga belinya. Soalnya sudah lama saya beli ke bapak,” jawabnya.

Sementara itu, informasi yang didapat dari rekan T, disebutkan bahwa T masih memiliki hak atas tanah yang saat ini dikuasai Darsun. Dikatakan, T mengantongi bukti atas kepemilikan tanah tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP  Heri Sugiono mengaku akan menindaklanjuti pengaduan tersebut. “Ya, akan kami tindaklanjuti pengaduannya,” katanya singkat. (gus/awi)


Bagikan Artikel