Hukum & Kriminal

Jenuh Diam di Rumah, Nyabu, eh Dicokok Polisi


PROBOLINGGO – Satuan Resnarkoba Polres Probolinggo Kota mengamankan dua pengguna sabu-sabu (SS). Dua pemuda yang diketahui bernama Lukman Hakim (25) dan Fathur Rohman (25) itu nekat menghisap SS dengan dalih jenuh berdiam di rumah selama pandemi corona.

Keduanya ditangkap usai menghisap SS pada Minggu (19/4) sekitar pukul 20.00 di rumah kosnya di Jalan AA Maramis, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.  Mereka disergap petugas Satresnarkoba saat tengah bermain game online.

Kepada Kasat Resnarkoba AKP Harsono, kedua tersangka mengaku nyabu karena jenuh berdiam diri di rumah selama 2 bulan. Sebagai pelampiasan, mereka nyabu kemudian main game online. “Agar badan tetap fit dan bugar, enggak ngantuk,” aku Fathur, diamini Lukman.

Mereka menggunakan SS sejak dua bulan lalu. Barang haram tersebut dibeli seharga Rp 800 ribu per grama. Fathur mengaku bekerja di sebuah perusahaan yang kerjanya setiap minggu. “Kerjanya gantian pak. Seminggu kerja, minggu berikutnya libur. Anak saya satu,” jelas Fathur yang warga Dusun Lajuk, Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Sedangkan Lukman Hakim mengaku bekerja di sebuah koperasi simpan pinjam yang sudah lama diliburkan. “Tidak kerja. Sudah lama diliburkan pak,” kata bujang asal Dusun Beringin, Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo tersebut.

Sementara, Kasat Resnarkoba AKP Harsono menjelaskan, kedua tersangka ditangkap atas laporan warga yang mengetahui ada transaksi narkoba di rumah kos di Jl Maramis. Setelah diselidiki dan diintai, ternyata laporan warga benar. “Langsung kami sergap saat usai menghisap sabu,” ujarnya.

Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik kecil berisi SS seberat 0,72 gram. Berikutnya, satu alat bong, korek api dan sedotan serga sebuah handphone. “Tersangka beli (SS) Rp 800 ribu dapat 0,72 gram. Kalau harga per gramnya Rp 1,2 juta,” kata AKP Harsono.   

Pengungkapan kasus ini menambah jumlah kasus narkoba di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.  Sebelumnya, Satresnarkoba menangkap 2 pengguna dan pengedar SS. “Kami tangkap lagi dua pemuda pemakai sabu. Sebelumnya dua orang sudah kami amankan. Jadi sekarang jumlahnya 4 orang,” tandas AKP Harsono.

Selanjutnya, kedua tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009  tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 12 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. “Kami jerat juga pasal 127 ayat (1) huruf A UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara,” terangnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel