Hukum & Kriminal

Beli Premium Jerigen Diamankan Polisi

PROBOLINGGO – Satuan Shabara Polres Probolinggo Kota mengamankan 16 kendaraan bermotor berikut pengendaranya dari Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum (SPBU) Kasbah di Jl Soekarno Hatta. Tak hanya itu, petugas juga membawa barang bukti 50 jerigen yang masih kosong dan 30 jerigen berisi premium atau bensin.

Hasil penggrebekan tersebut langsung dirilis di markas polresta, Kamis (16/1) pukul 13.00. Kasat Shabara AKP Dwi Soecahyo menjelaskan, penangkapan ini dilakukan setelah polresta mendapat laporan tertulis dari warga. Sebelumnya, polresta juga mendapat laporan via handphone dari sejumlah warga. Intinya, warga melaporkan pembelian bensin dalam jumlah banyak, hingga masyarakat tidak kebagian.

Adapun kendaraan bermotor yang diamankan petugas terdiri, 11 kendaraan roda dua yang tangkinya dimodifikasi menjadi lebih besar. Berikutnya 3 unit kendaraan roda empat jenis APV atau minibus, sedan dan jeep yang didalamnya berisi jerigen. Lalu, 1 kendaraan roda tiga dan 1 odong-odong yang biasa dipakai mengangkut anak-anak. Kendaraan tersebut digunakan membeli dan mengangkut bensin dalam jumlah banyak.

AKP Dwi menyatakan, mereka diamankan karena membeli bensin dalam jumlah besar. Sehingga meresahkan masyarakat umum lantaran tidak kebagian. “Ini perintah Pak Kapolresta. Karena meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Belasan kendaraan itu diamankan di SPBU Kasbah saat antre mengisi premium. AKP Dwi mengaku belum tahu apakah mereka melanggar aturan atau tidak. Karenanya, hasil tangkapannya itu nantinya akan diserahkan ke Satlantas dan Satreskrim untuk ditindaklanjuti. “Satuan Shabara hanya mengamankan. Melanggar atau tidak, apa katanya Satlantas dan Satreskrim,” tambahnya.

Menurutnya,  polresta sudah beberapa kali mengamankan pembeli premium di SPBU Kasbah. Tetapi kemarin adalah yang paling banyak. “SPBU Jalan Mastrip Kanigaran dan SPBU Mayangan, sudah kami datangi. Tetapi belum ada yang kami amankan. Saat kami ke sana, sudah tidak ada,” pungkasnya.

Sedangkan KBO Satlantas Ipda Muhammad Rizal menyatakan masih akan memeriksa surat dan kelengkapan kendaraan. Jika tidak ada atau tidak lengkap suratnya, maka akan diamankan di mapolresta, hingga pemiliknya dapat menunjukkan kekurangan suratnya. “Kami periksa dulu kelengkapan kendaraan dan suratnya. Kalau enggak lengkap, kami tilang,” ujarnya.

Menurutnya, kendaraan yang diamankan dipastikan melanggar aturan lalu lintas. Pemilik tidak boleh mengubah kendaraan, misalnya memperbesar tangki bensin. Sedangkan kendaraan roda empat yang diamankan adalah mobil penumpang, bukan untuk mengangkut barang. “Semuanya nanti kami tilang, karena melanggar,” tambahnya.

Sedangkan Kasatreskrim AKP Nanang Fendi mengatakan masih akan memintai keterangan pemilik kendaraan dan saksi di SPBU untuk menemukan pasal yang akan diterapkan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan manajemen SPBU Kasbah. “Kami belum tahu apakah ada penimbunan atau tidak. Karana mereka diamankan saat membeli dan ngantre di SPBU,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan