Hukum & Kriminal

Kades Blimbing Bakal Diberhentikan Sementara


KRAKSAAN – Kepala Desa (Kades) Blimbing Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo Suhari terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) dan sudah mendekam di balik jeruji besi. Karena kasus itu, Kades Suhari bakal diberhentikan sementara dari jabatannya.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda, saat dikonfirmasi kemarin (26/12). Menurutnya, pihaknya sudah menerima kabar tersebut. Kini pihaknya tengah memproses pemberhentian sementara kades itu. “Ya kami sudah menerima kabar soal kades itu,” ungkapnya.

Selanjutnya, sesuai regulasi yang sudah diatur dalam Perda (Peraturan Daerah) Kabupaten Probolinggo, Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri), dan PP (Peraturan Pemerintah), jelas statusnya harus diberhentikan sementara. Sebab menurutnya, kasus yang melilit kades tersebut berupa tindak pidana korupsi.

Seperti yang dituangkan dalam Perda Kabupaten Probolinggo nomor 9 tahun 2017 tentang Desa. Dalam pasal 45 ayat 2 tertulis, kades diberhentikan sementara oleh bupati setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi, terorisme, makar dan/atau tindak pidana terhadap keamanan negara.

“Ya, kalau kasusnya tindak pidana korupsi, harus diberhentikan sementara sejak statusnya ditetapkan sebagai tersangka. Sesuai regulasinya begitu,” ujar pria berkacamata itu.

Untuk saat ini, pihaknya masih tengah memproses SK pemberhentian sementara pada kades tersebut. Jika nanti sudah selesai, maka jabatan Kades Suhari di kepemerintahan desanya, otomatis dinonaktifkan. “Sekarang, masih by proses,” singkatnya.

Selanjutnya, setelah SK itu turun pihaknya akan segera melakukan pergantian atas posisi kades untuk memimpin Desa Blimbing. Namun, yang diangkat sebagai pengganti kades nantinya, berupa pelaksana tugas (plt). Sampai Kades Suhari dijatuhkan vonis atau mendapat kuasa hukum tetap.

“Jadi nanti penggantinya Plt, selama kades diberhentikan sementara selama menjalani proses hukum. Kemudian, jika sudah ingkrah, kades akan diberhentikan selamanya dan baru akan ada pengangkatan Pj (pejabat) kades,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo sudah menahan Kades Blimbing Suhari pada Kamis (12/12) lalu. Pasalnya, kades tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2015, 2016 dan 2017. (yek/iwy)


Bagikan Artikel