Hukum & Kriminal

Istri yang Injak Kemaluan Suami, Minta Cerai


KRAKSAAN – Nur Faidah (30), warga Desa Kalibuntu Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang tega menginjak alat kelamin suaminya, Syamsul Arifin (34), hingga pingsan, rupanya ingin segera ditalak. Nur Faidah mengaku sudah tidak kuat menghadapi sikap suaminya yang selalu main fisik saat marah.

Lebih dari itu, Nur Faidah menyebut suaminya sempat ketahuan selingkuh dua kali. “Saya ingin cerai dengan dia (Syamsul, red). Saya sudah nggak kuat dengan sikap dan perilakunya yang seenaknya sendiri. Bahkan setiap tengkar selalu main pukul. Ya namparnya di wajah ini,” ungkap Nur Faidah, saat ditemui di ruangan Unit PPA Polres Probolinggo, kemarin.

Ia menambahkan, selama dirinya ditahan di balik jeruji Polres Probolinggo sejak Jumat pekan lalu, suaminya tidak pernah menjenguknya. Padahal dirinya masih istri sah hingga saat ini. Apalagi, lanjutnya, sikap kasar yang dilakukannya itu baru kali pertama dan itupun tanpa dasar kesengajaan. Sebab, saat itu dirinya diselimuti api amarah. “Saya nggak sengaja. Waktu itu saya marah karena cekcok dengan suami,” ungkap ibu satu anak itu.

Menurutnya, amarah yang meluap kala itu tak lain dari sikap suaminya yang kurang baik padanya. Pernikahan mereka yang sudah berlangsung 16 tahun, dan sudah dianugerahi seorang anak laki, sudah cukup banyak menelan manis-pahit kehidupan.

Dirinya mengaku tak jarang menjadi bulan-bulanan lontaran amarah suaminya. Hanya saja, persoalan cekcok sebelum suaminya merantau ke Malaysia, tak jauh dari kebutuhan ekonomi. Namun, berbeda setelah suaminya kembali ke kampung halamannya. Pertengkaran itu ganti dipicu masalah perselingkuhan.

“Dulu sebelum merantau, bertengkarnya gara-gara ekonomi. Sekarang setelah merantau, bertengkarnya soal selingkuh. Suami saya ketahuan selingkuh dua kali. Jadi saya ikat membalas selingkuh juga. Tetapi sekarang saya menyesal sudah keterlaluan,” kata Nur Faidah pada Koran Pantura.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Probolinggo Bripka Isyana Reni Antasari menyampaikan, dirinya tak bisa menampik setelah mendapat penjelasan dari kedua belah pihak. Suami maupun istri sama-sama melakukan kesalahan. “Beruntung saja, kejadian itu tak sampai fatal. Suaminya hanya pingsan. Sekarang sudah siuman,” ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, Nur Faidah dilaporkan oleh keluarga suaminya, Syamsul Arifin, lantaran melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pada Jumat (13/12) lalu. Setelah cekcok mulut, Nur Faidah tega menginjak alat kelamin suaminya hingga pingsan dan dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (yek/iwy)


Bagikan Artikel