Hukum & Kriminal

Gegara Knalpot, Dikeroyok, Dibacok


MARON – Nahas menimpa Muhammad Hoiron (20), warga Desa Brabe, Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Knalpot brong motornya menjadi pemicu emosi  sekelompok pemuda. Akibatnya, Hoiron mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya, pada Sabtu (14/12) malam.

Kejadian itu bermula ketika korban Hoiron melintas di Jalan Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar, sekitar pukul 21.00. Saat itu ia mengendarai sepeda motor dengan knalpot yang berbunyi keras. Knalpot itu diblayer-blayer di sekitar lokasi kejadian. Kebetulan, disana ada sekelompok pemuda yang tengah berkumpul.

Tak disangka, suara knalpot brong dari motor Hoiron memicu amarah sekelompok pemuda itu. Akhirnya terjadi saling kejar. Korban kabur menyusuri daerah perkebunan. Tapi kelompok pemuda itu tetap mengejar. Hingga mereka sampai di Desa Sumberpoh Kecamatan Maron, korban berhasil dicegat dan dikeroyok. Salah satu dari pelaku itu mengeluarkan celurit dan membacokkannya pada tubuh korban.

Sejumlah bagian tubuh korban mengalami luka bacokan. Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan penanganan medis. Sementara sejumlah pelaku melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menyatakan, pihaknya setelah mendapat kabar itu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berdasarkan bukti dan keterangan yang didapatkan di lokasi kejadian, pihaknya berhasil mengantongi identitas pelaku. “Ya  seluruh pelaku dari Tegalsiwalan,” ungkapnya.

Kemudian, dari pengejaran pertama, pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku DR (15) asal Desa Bulujaran Kecamatan Tegalsiwalan. Dari pelaku awal, pihaknya berhasil meringkus 4 pelaku lain, yaitu Syaiful Karim (23), dan Yudianto (19) asal Desa Bulujaran. Lalu,  Afialdi (19) dan Alfa Fikri (19) asal Desa Blado Kulon,

 “Seluruhnya diamankan pada (Minggu) dini hari. Sebelum 24 jam kami ringkus para pelaku di kediamannya masing-masing. Selanjutnya kami seret ke mapolres untuk ditindaklanjuti. Sementara korban masih dalam penanganan medis,” ucap Kasat Reskrim. (yek/iwy)


Bagikan Artikel