Hukum & Kriminal

Tangkap Pelaku Bacokan Jatisari


KURIPAN – Belum genap 24 jam dari kejadian bacokan di Bendungan Jatisari, Polsek Kuripan berhasil menangkap satu pelaku, yakni Kholik (19). Sementara, satu pelaku yang ikut membacok korban menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penangkapan pelaku Kholik ini dipimpin langsung Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi bersama opsnal barat Res Probolinggo. Penangkapan pelaku dilakukan di pinggir jalan Desa Patokan, Kecamatan Bantaran pada Minggu (3/11) sekitar pukul 21.00.

“Sebelumnya, kami mendapatkan informasi kalau pelaku bernama Kholik berada di pinggir jalan masuk Desa Patokan, Kecamatan Bantaran. Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata benar, langsung kita amankan,” jelas AKP Kusmidi pada Koran Pantura, kemarin.

Setelah mengamankan Kholik, ia bersama tim langsung mrngantar pelaku ke Mapolres Probolinggo. “Dari pelaku kami mengamankan clurit, batu dan kayu,” katanya.

AKP Kusmidi mengatakan, dari keterangan beberapa saksi dan korban, ternyata penganiayaan tidak dilakukan sendirian. Pelaku Kholik bersama temannya yang saat ini sedang dalam pengejaran. “Yang satu kami tetapkan DPO, bernama Sunardi (35) asal Dusun Kuncian, Desa Jatisari,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Desa Jatisari digemparkan dengan peristiwa penganiayaan di bendungan desa setempat. Penganiayaan itu dilakukan pada korban Ribut oleh pelaku Kholik dan Sunardi.

Sebelum terjadi penganiayaan yang dilakukan bersama-sama tersebut, korban Ribut ternyata pernah menganiaya pelaku Kholik. Penganiayaan ini perkaranya sudah ditangani Polsek, namun korban Ribut melarikan diri dan dinyatakan sebagai DPO.

Munggu (3/11) sebelum peristiwa berdarah, Ribut mengajak ketemuan dengan pelaku Kholik di Dusun Pering, Desa Jatisari melalui Facebook. Setelah ketemuan di bendungan, tanpa pikir panjang kedua pelaku langsung menganiaya Ribut hingga mengalami luka-luka.

Penganiayaan sendiri dilakukan dengan cara memukuli korban pada bagian kaki, sebelah kanan dan kiri. Setelah tersangka melakukan penganiayaan, selanjutnya pelaku melarikan diri. (rul/awi)


Bagikan Artikel