Hukum & Kriminal

Gagal Curi Ontel, Ambil Motor, Dihajar

PROBOLINGGO Robiyanto (18), warga Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, Minggu (6/10) pagi dirundung nahas. Ia ditangkap warga setelah dipergoki hendak mencuri sepeda motor milik karyawan Indomaret di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Jati, Kota Probolinggo.

Kejadian itu membuat warga marah. Robiyanto sempat dihajar. Aksi main hakim sendiri baru berhenti saat petugas Satlantas Polres Probolinggo tiba di lokasi kejadian. Robiyanto kemudian digelandang petugas ke markas polresta. Robiyanto  diperiksa dan dimintai keterangan di unit II, dengan ditemani orang tuanya.

Selain itu, polisi juga mendatangkan Hoirul Anam Sunar (23) pemilik sepeda motor, untuk dimintai keterangan. Hoirul merupakan warga Desa Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Menurut Hoirul, sekitar pukul 08.00 ia melihat tiga orang remaja mengendarai satu sepeda motor. Salah satu remaja yang diketahui bernama Robiyanto itu turun dan masuk ke lokasi parkir Indomaret. Selanjutnya, tanpa tengok kanan-kiri, Robi membawa kabur sepeda ontel milik seorang pembeli yang sudah ada di dalam Indomaret.

Tahu sepedanya digondol orang tak dikenal, pemilik keluar dan mengejar Robiyanto hingga tertangkap. “Karena beralasan pinjam dan meminta maaf, pelaku tidak diapa-apakan dan dilepas,” bebernya.

Selang beberapa saat, Robiyanto alias Robi mendatangi Indomaret yang terletak di barat pertokoan King itu. Kali ini Robi menyasar sepeda motor Yamaha Vixion hitam bernopol N 5702 SV milik Hoirul Anam Sunar. Motor itu diparkir di depan swalayan tanpa dikunci setir.

Merasa tidak ada yang mengawasi, Robi berniat mencuri sepeda motor tersebut. Tetapi saat memundurkan motor tersebut, aksi Robi diketahui pemilik motor. “Enggak dikunci setir,  karena saya mau berangkat ngantar barang,” terangnya.

Begitu hendak dibawa kabur, Hoirul Anam keluar toko dan menangkap pelaku. Tahu ada pencuri ditangkap, warga sekitar dan pembeli merapat. “Sempat dipukul warga, tapi tidak sampai parah. Rekan saya di toko langsung menghubungi polisi. Begitu petugas datang, pelaku dibawa ke polresta” tambahnya saat di Mapolresta.

Sementara, salah satu petugas yang enggan namanya disebutkan mengatakan, kalau pelaku belum bisa dimintai keterangan. Sebab, saat ditanya oleh penyidik, tidak nyambung. Diduga, pelaku masih dalam pengaruh miras atau pil koplo. “Masih ngah-ngoh. Masak sama ibunya tidak kenal. Jawabannya tidak nyambung. Mungkin pengaruh obat-obatan atau miras,” kata petugas tersebut.

Sedangkan Kasat Reskrim AKP Nanang mengaku sudah memintai keterangan tiga saksi dan mengamankan barang buktinya. Ia juga membenarkan kalau pelaku pikirannya masih terganggu.

Meski begitu, Robi tetap diamankan di mapolresta. Rencananya, Robi akan diperiksakan ke psikolog. “Ya, kami akan bawa ke psikiater. Rencananya ke Malang. Nanti dokter yang bisa menjelaskan,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan