Hukum & Kriminal

TNI Geram, Ikut Buru Pelaku Bacokan Tentara


PROBOLINGGO – Meninggalnya Sertu Bambang Irawan tidak hanya menyisakan duka bagi Kodim 0820 Probolinggo. Kesatuan yang dipimpin Letkol Infantri Imam Wibowo ini juga dibikin geram oleh tindakan keji pencuri motor yang membacok Sertu Bambang.

Komandan Kodim (Dandim) Letkol Infantri Imam Wibowo yang kemarin (24/9) datang bertakziah di rumah duka, menyatakan turut berduka, sekaligus mengutuk keras perbuatan maling motor yang telah  membacok Sertu Bambang.

Dandim menyebut pihaknya siap bekerjasama dengan Polres Probolinggo Kota untuk menangkap pelaku. Bahkan, Dandim akan menerjunkan beberapa anggotanya untuk mencari dan menangkap hidup-hidup kedua pelaku.

Letkol Imam berharap, warga meningkatkan keamanan di lingkungannya masing-masing. Itu agar peristiwa serupa tidak terulang. “Pertama kami berdukaa atas meninggalnya prajurit kami. Korban adalah anggota TNI aktif dalam menjalankan tugas-tugasnya. Saat ini beliau masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP). Kami mengutuk keras perbuatan pelaku,” tegasnya.

Menurutnya, berdasarkan olah TKP yang dilakukan anggota polresta dan keterangan sejumlah saksi, aksi yang dilakukan 2 pelaku curanmor itu amat sadis.
Pelaku masih membacok korban yang sudah tidak berdaya. “Ini perbuatan sadis. Korban yang sudah tidak berdaya, masih dibacok. Kami bersama Pak Kapolresta, akan menangkap pelaku secepatnya,” tandas Letkol Imam.

Petugas Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP dilanjutkan rekonstruksi yang terdiri dari 19 adegan. (Agus Purwoko/Koran Pantura)

Menurutnya, korban terakhir bertugas di Koramil Bantaran dan dikenal sebagai prajurit yang taat menjalankan tugasnya. Bahkan Sertu Bambang pernah bertugas di Papua dan Timor Timur, serta  mendapat penghargaan 8 bintang kehormatan atas jasa-jasanya.

“Beliau tidak mau dikebumikan di Taman Pahlawan di Jalan Taman Bahagia. Minta dimakamkan di pekuburan umum. Ya, kami yang memimpin upacara pemakaman secara militer,” kata Dandim.

Di rumah duka, kemarin tampak juga Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. Atas nama pribadi dan pemerintah kota, Walikota Hadi menyatakan duka mendalam atas meninggalnya Sertu Bambang.

Walikota menyatakan salut atas upaya korban menangkap kawanan maling motor. “Kami berharap pembacokan ini segera terungkap dan pelakunya ditangkap,” harapnya.

Dari kejadian ini, Walikota Hadi meminta masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menjaga lingkungannya masing-masing. Ia berharap masyarakat meningkatkan kamling agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selanjutnya, Walikota Hadi menjanjikan bakal memberikan hadiah kepada siapa saja yang memberitahukan keberadaan dan menangkap pelaku. “Ya,warga yang memberitahukan keberadaan dan menangkap pelaku, kami apresiasi dengan hadiah. Soal bentuk dan nilainya, nanti saja,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel