Hukum & Kriminal

Polisi Belum Tetap Tersangka Laka Maut Pajarakan


PAJARAKAN – Hingga Senin (9/9), Satlantas Polres Probolinggo belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut di ruas Jl. Raya Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Satlantas menyatakan peristiwa tersebut masih terus didalami hingga benar-benar terungkap.

Seperti diketahui, kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu (8/9) lalu itu membuat 3 korban meninggal dunia. Ada juga 2 korban mengalami luka-luka. Mereka adalah sopir dan penumpang mobil Toyota Agya nopol N 1671 NE yang melaju kencang dari arah barat. Mobil ini menabrak sebuah truk yang parkir di bahu jalan.

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan terkait kronologi yang didapat dari sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian. Ia menilai kecelakaan itu terjadi sebagai bentuk kelalaian dari pihak sopir minibus. Akibatnya, kelalaian tersebut membuat orang lain meregang nyawa. “Indikasi (sebagai tersangka) kuat pada sopir minibus,” terangnya.

Selain itu, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari saksi. “Kami baru panggil 2 saksi untuk dimintai keterangan,” paparnya.

Selanjutnya, pihaknya akan kembali memanggil 2 saksi lainnya untuk dimintai keterangan. Ipda Nyoman mengatakan, tidak bisa semerta-merta menetapkan seseorang menjadi tersangka. Sebab ada beberapa prosedur yang harus dilalui. “Itu yang masih kami selidiki. Kami upayakan, besok (hari ini, red) gelar perkara,” kata pria asal Bali ini.

Meski sudah mulai mengarah, jadwal penetapan tersangka belum bisa dipastikan. “(Soal sopir minibus) itu prediksi sementara saja,” terangnya. (yek/eem)


Bagikan Artikel