Hukum & Kriminal

Dituding Pelakor, Lapor Polisi

PROBOLINGGO – Dian Martha (39), warga Jl DI Panjaitan Kelurahan Sukabumi Kota Probolinggo kemarin (5/9) sore melapor ke Polres Probolinggo Kota. Janda beranak dua itu tidak terima dituding sebagai pelakor oleh pemilik akun facebook Alysa Putry Yanty. Karena itu, Dian melaporkan pemilik akun tersebut atas tuduhan pencemaran nama baik.

Pemilik akun facebook Alysa Putry Yanty memosting kata-kata yang tidak mengenakkan, berikut foto Dian dengan seorang lelaki sebanyak 3 lembar, termasuk foto rumah yang disebut sebagai rumah singgah.

 “Wanita nieh istri muda suamiku, mohon infonya ya siapa yg knal wanita nie tolong inbok saya, karena suami saya di buat bodoh wanita nie,,rumah nie tempat singgah mereka.” Demikian postingan di akun fb yang membuat Dian marah. Postingan tersebut dalam waktu 12 menit mendapat 79 like, 66 komentar dan 3 kali dibagikan.

Dian mengaku melaporkan pemilik akun fb Alysa Putry Yanty karena telah mencemarkan nama baiknya. “Selain pencemaran nama baik, dia telah melanggar UU ITE. Saya tidak terima dengan postingan itu,” katanya saat keluar dari ruang penyidik IV di mapolresta kemarin.

Dian Martha berjalan menuju ruang Unit IV Polres Probolinggo Kota untuk melaporkan kasus pencemaran nama baik. (Agus Purwoko/Koran Pantura)

 Janda beranak dua ini membenarkan kalau dirinya kenal dengan lelaki yang fotonya sejajar dengan foto Dian di postingan. Menurutnya, lelaki tersebut suami Alysa yang dikenalnya dari teman Dian. “Saya dikenalkan teman. Dia pernah ke warung saya. Kan saya jualan kopi di jalan Thamrin, depan Bimbel Airlangga,” tambah Dian.

Dirinya dengan lelaki itu sering berkomunikasi lewa Whatsapp. Bahkan pernah mengajak jalan-jalan, namun Dian tidak pernah mengiyakan ajakannya. Karenanya, Dian heran dituduh ada main dengan lelaki tersebut, bahkan sampai dituduh menjadi istri keduanya. “Ya saya tidak terima. Apalagi diupload di fb. Karena tidak merasa merebut suami orang,” ujarnya.

Saat ditanya rumah yang dikatakan rumah singgahnya bersama suami orang, Dian tegas mengatakan tidak tahu. Ia saat ini tinggal bersama dua anaknya di rumah orang tuanya di Jl DI Panjaitan, Kelurahan Sukabumi. “Enggak tahu itu rumah siapa. Saya tidak pernah tidur di rumah orang lain atau rumah kontrakan. Saya tinggal bersama 2 anak saya,” katanya.

Dian mengaku sebenarnya tidak bermaksud melaporkan. Ia mau perkara ini diselesaikan secara keluargaan. Mereka sudah janjian bertemu. Tetapi setelah ditunggu-tunggu, si pemilik akun fb tidak kunjung hadir. “Berarti kan tidak ada niatan baik. Buktinya, dia tidak datang. Hanya suaminya yang nemui saya. Ya, saya laporkan,” katanya. 

 Sementara itu, Kanit IV Polresta Iptu Joko membenarkan kalau Dian telah melapor. Meski pengaduannya diterima, namun masih belum dicatat. Mengingat, yang bersangkutan laporannya masih dengan lisan. “Kami masih menunggu surat laporan dari pelapor. Sebagai dasar melakukan upaya proses hukum. Kasusnya masuk delik aduan. Dugaan pelanggaran undang-undang ITE,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan