Hukum & Kriminal

Nyopet, Buron 3 Hari, Diciduk Polisi


PAKUNIRAN – Tak butuh waktu lama, Polsek Pakuniran akhirnya berhasil mengamankan Bawet Suseno (29), warga Desa Talkandang, Kecamatan Kotaanyar, Sabtu (27/7). Ia tertangkap, lantaran melakukan tindak pidana pencurian, Rabu (17/7) lalu.

Korban adalah Mutmainnah (33), warga Desa Sumberkembar, Kecamatan Pakuniran, yang kala itu hendak ke pasar. Di jalan Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, korban dicopet oleh orang tak dikenal. Dompet dan ponsel yang ada di rak motornya raib. Korban sempat mengejar pelaku, namun pelaku bisa meloloskan diri. Bahkan korban sempat terjatuh saat pengejaran itu.

Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko menyampaikan, usai mendapat laporan dari warga setempat, pihaknya segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti. Saat itu pelaku mengenakan sepeda matic dengan corak kuning hitam. “Kepala pelaku tertutupi helm teropong dan melarikan diri ke arah selatan,” ujarnya, kemarin.

Dari bukti dan keterangan para saksi, lanjutnya, pihaknya berhasil mengamankan pelaku Bawet Suseno. Saat ditangkap di kediamannya, pelaku pasrah dan tak melakukan perlawanan. “Kami langsung bawa pelaku ke Mapolsek untuk ditindaklanjuti,” ujar pria asal Yogyakarta itu.

Ia mengatakan, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencopetan itu pada seorang ibu-ibu di sekitar jalan Desa Bucor Kulon. Di dalam dompet yang dicurinya berisi uang Rp 350 ribu dan sebuah HP. “Barang curian dan barang bukti pakaian yang kenakan pelaku sudah kami amankan,” tutur bapak 3 anak itu.

Habi menambahkan, aksi pencurian yang dilakukan Bawet Suseno tidak masuk dalam pasal 365 KUHP, melainkan masuk pada pasal 362 KUHP. Sebab, menurutnya, saat terjadinya tindak pidana, pihaknya tidak menemukan tindakan kekerasan pada korban. “Itu dianggap hanya perbuatan pencurian biasa. Sehingga disarankan agar disidangkan tipiring ke PN,” tegasnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel