Hukum & Kriminal

Ribuan Barang Bukti Operasi Pekat Semeru Dimusnahkan


PAJARAKAN – Usai mengungkap 248 kasus dari 432 tersangka, Polres Probolinggo memusnahkan seluruh barang bukti (BB) yang didapat dari hasil Operasi Pekat Semeru 2019 selama 12 hari di halaman Mapolres, Selasa (28/5).

Adapun BB yang dimusnahkan ialah 1.132 botol minuman keras (Miras) yang dimusnahkan dengan dilindas. Sedangkan untuk 1.150 butir pil trex dan 750 butir pil dextro dimusnahkan dengan diblender. Selain itu, terdapat 10 buah knalpot brong dan 5 unit motor bodong yang dimusnahkan dengan digergaji listrik.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurnianto mengatakan, pemusnahan dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui kalau pihaknya tidak hanya meringkus para pelaku kriminalitas saja, akan tetapi juga mengamankan barang bukti dari tindak kriminalitas.

“Pemusnahan BB ini kami lakukan karena hari kemenangan sudah dekat. Dalam pemusnahan ini juga ada tambahan miras, yang kami amankan 1 dirigen yang merupakan miras oplosan,” kata Kapolres.

Seluruh BB itu dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan. Sebab, dari sekian ribu BB, memiliki sisi negatif yang bisa mengundang polemik di tengah-tengah masyarakat. “Buat apa disimpan, tidak ada untungnya. Harus dimusnahkan karena dampaknya sangat tidak baik pada siapapun,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat di wilayah hukumnya untuk tetap waspada jika hendak melangsungkan mudik. Ia berharap, agar masyarakat lebih jeli lagi dari segi keamanan. “Utamakan keselaman dan keamanan keluarga dan barang-barang di rumah,” tutur pria asal Pasuruan itu. (yek/awi)


Bagikan Artikel