Hukum & Kriminal

Ketakutan Lihat Warga dan Gunting


PROBOLINGGO – M. Khotib, warga Blok Sepeni RT 2 – RW 5 Kelurahan/Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo yang ditangkap warga dan dibawa ke Polsek Mayangan karena dituding berselingkuh, mengaku pasrah. Saat kepergok berada di rumah Cici Nur Cahya, istri Guruh Rakasiwi, Khotib ketakutan melihat banyak warga. Ia pun pasrah saat dibawa ke markas polsek.

Kepada polisi, Khotib mengaku datang ke rumah Cici Nur Cahya mengendarai sepeda motor Vixion nopol N 3848 SS. Petugas terpaksa mengamankan sepeda motor bercat putih tersebut, lantaran pengendaranya tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK. Bahkan Khotib hanya membawa copy KTP. Petugas kemudian memutuskan bahwa sepeda motor itu baru bisa diambil atau dibawa pulang, asal Khotib bisa menunjukkan kelengkapan surat-suratnya.

Sedangkan saat ditanya mengapa malam-malam berada di rumah istri orang, Khotib mengaku karena Nur Cahya telah berpisah atau bercerai dengan suaminya. Tetapi malam itu Khotib kabur saat kepergok Guruh Rakasiwi, suami Nur Cahya, yang mendadak datang.
Sebab, kata Khotib, saat itu Guruh membawa gunting dan berteriak maling. Khawatir dibunuh dan dihajar massa, Khotib memilih kabur. “Saya takut karena Guruh memegang gunting. Dia juga meneriaki saya maling. Sedangkan warga banyak di luar,” kata lelaki bujangan itu.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 05 Keluragan Tisnonegaran Bambang mengaku tidak tahu kalau Cici Nur Cahya telah memiliki surat cerai dengan Guruh . Sebab, yang bersangkutan tidak pernah melapor. Karena itu, Bambang terkejut saat Nur Cahya menunjukkan akta cerainya di Polsek Mayangan. ” Saya kaget, karena saya memang tidak tahu kalau dia sudah cerai sama suaminya. Enggak, saya tidak pernah ditunjukkan akta cerainya,” tandasnya.

Karena itu, Bambang pernah menegur atau mengingatkan Khotib agar tidak sering ke rumah Nur Cahya. Sebab, Nur Cahya masih bersuami. Tetapi, teguran tersebut tidak pernah diperhatikan. “Sudah sering kami ingatkan. tetapi yang bersangkutan tetap saja ke rumah istri Guruh Rakasiwi,” kata Bambang. (gus/iwy)


Bagikan Artikel