Hukum & Kriminal

Bakar Maling, 8 Terdakwa Dituntut 3 Tahun 6 Bulan Penjara

KRAKSAAN – Sidang kasus perkara Samhadi, maling yang tewas dibakar di Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, Selasa (9/4) sudah pada tahap pembacaan tuntutan terdakwa.  Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 8 terdakwa pasal 170 dengan ancaman hukuman 3,6 tahun penjara.

Sidang itu kemarin dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Gatot Ardian. Delapan terdakwa hadir, yakni Saton selaku kepala Desa Tlogosari; Amin; Edi Efendi; Sugi; Samin; Suparman; Rofi’i; dan Mistar. Selain itu, hadir pula pihak keluarga korban dan terdakwa. Seluruhnya mengikuti acara persidangan hingga selesai.

“Baik, jaksa menuntut 3,6 tahun penjara. Jika nanti ada pembelaan dari penasihat hukum, bisa disampaikan nanti pada sidang hari Kamis. Saya rasa cukup untuk mendiskusikan itu antara penasehat hukum dengan 8 terdakwa,” jelas Gatot disusul ketok palu tanda akhir sidang.

Usai sidang, JPU Ardian Junaedi menyampaikan bahwa pihaknya menuntut para 8 terdakwa dengan pasal 170 tentang penganiayaan bersama-sama. Untuk ancaman hukumannya, yaitu 3 tahun 6 bulan. “Dengan berbagai pertimbangan, kami menuntut 8 terdakwa 3 tahun 6 bulan,” kata Kasi Pidum Kejari Kabupaten Probolinggo itu.

Kata Ardian, tuntutan 3 tahun 6 bulan penjara itu sudah mempertimbangkan  pemberatan yang dibuat terdakwa, yaitu kematian terhadap Samhadi. Sedangkan pertimbangan meringankan ialah karena terdakwa belum pernah dihukum, adanya perdamaian berupa pemberian santunan, serta mengakui perbuatannya dan menyesalinya. “Tiga tahun 6 bulan itu dikurangi dengan masa tahanan selama ini,” katanya.

Sementara itu, penasehat hukum 8 terdakwa, Prayuda Rudi, menyampaikan bahwa pihaknya masih keberatan atas tuntutan dari jaksa itu. “Kami akan mengajukan keberatan pada hakim pada persidangan berikutnya,” ungkapnya usai persidangan kemarin. (yek/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan