Hukum & Kriminal

Kasus Pemerkosaan Siswi SMP P21


KRAKSAAN – Lima pria asal Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kraksaan. Mereka dinyatakan terlibat dalam kasus pemerkosaan PW (15), warga Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo yang masih duduk di bangku SMP, di sebuah rumah kosong Desa/Kecamatan Leces. Karena perkosaan itu, PW hamil.

Pelaku perkosaan itu adalah Slamet (22) dan Misbahul Munir (19), warga Desa Kerpangan Kecamatan leces; Faisol (20) dan Asmari (20), warga Desa/Kecamatan Leces. Sedangkan satu tersangka pelaku lainnya adalah MS (23), warga Desa/Kecamatan Leces.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Probolinggo Ardhian Junaedi mengatakan, pihaknya telah menerima berkas kasus tersebut dari pihak Kepolisian.

“Beberapa minggu lalu berkas SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan, red), kemudian disusul dengan berkas yang lain. Sekarang kasus itu sudah P21 dan siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri,” ungkapnya, Minggu (24/2).

Kini, pihaknya tengah menunggu pengiriman 5 pelaku tersebut dari tahanan Polres. Jika sudah diterima, Kejari akan menitipkan 5 pelaku tersebut ke Rumah Tahanan Kelas IIB Kraksaan. “Nanti kami titipkan ke sana sebagai tahanan titipan dari kami,” kata pria asal Kabupaten Lumajang ini.

Ditanya kapan berkas itu dilimpahkan ke Pengadilan, Junaedi menyatakan dalam waktu dekat. “Yang penting 5 tersangka kami terima dulu. Baru setelah itu berkas segera kami limpahkan ke PN,” terangnya.

Berdasarkan penyidikan Polres Probolinggo, tindak perkosaan itu terjadi Mei 2018 lalu. Saat itu korban baru pulang sekolah. Sesampainya di sebuah jembatan di Dusun Kedungmiri Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, muncullah tersangka Faisol yang  mengendarai sepeda motor. Faisol merayu korban untuk ikut bersamanya.  Korban pun ikut bersamanya menuju suatu tempat.

Ternyata PW dibawa ke sebuah rumah kosong di Desa/Kecamatan Leces. Dan di dalam rumah itu sudah ada 4 tersangka lainnya. Lima orang itu kemudian bergiliran memperkosa PW. Tersangka MS yang menjadi DPO merupakan orang pertama yang memperkosa PW.

Kemudian, korban dikembalikan ke tempat awal dijemput sebelumnya. Saat sampai di rumahnya, korban tidak langsung cerita kepada keluarganya karena takut dan trauma.

Baru saat usia kandungannya sampai 6 bulan dan perut mulai terlihat buncit, keluarga korban jadi heran dan bertanya. Saat itulah korban baru menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya. Pihak keluarga korban kemudian langsung melapor ke kepolisian. (yek/eem)


Bagikan Artikel