Hukum & Kriminal

Warga Probolinggo Tewas Ditembak KKB


BANTARAN – Sugeng Efendi, warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo mengalami nasib nahas. Sabtu (2/2) lalu, Sugeng tewas setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Wiyukwi Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Kramat Agung Suyanto. Ia mengatakan, seorang warganya ada yang tewas ditembak oleh KKB di Papua.

“Iya, memang itu warga saya. Kemarin (Sabtu, red) saya bersama tokoh masyarakat sudah mendatangi rumah duka,” ungkapnya, Minggu (3/2).

Suyanto mengungkapkan, kabar tewasnya Sugeng pertama kali disampaikan oleh Abdullah, paman dari Sugeng yang juga merantau di Papua bersama dengan Sugeng. Abdullah menerangkan bahwa Sugeng ditembak pada saat sedang menonton TV di warung miliknya sekitar pukul 19.30 WITA.

“Pamannya yang bernama Abdullah itu yang pertama ngabarin tetangga dan keluarga Sugeng di sini, namanya Tulam. Dia bilang kalau Sugeng meninggal karena ditembak oleh orang tidak dikenal,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Suyanto, pihak keluarga kini tengah menunggu pemulangan jenazah Sugeng. Berdasarkan informasi jenazah Sugeng sedang diotopsi guna kepentingan penyidikan di RSUD Mulia Kota Kotamulia, Kabupaten Puncakjaya, Papua.

“Infonya dari bandara Papua berangkat sekitar jam 07.00 pagi, sampai Juanda sekitar jam 07.00 malam. Terus dibawa ke rumah duka perkiraan sampai sekitar jam 11.00 Senin malam sampai sini,” terang Suyanto.

Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak desa dan keluarga korban guna menyiapkan proses pemulangan jenazah yang diinformasikan baru akan sampai di rumah duka pada Senin malam.

“Yang jelas akan kami pantau terus tiap perkembangan dari proses pemulangan jenazah mulai dari Papua hingga sampai di rumah duka,” kata Iptu Jamhari. (tm/eem)


Bagikan Artikel