Hukum & Kriminal

Mantan Anggota Dewan Ditangkap Akibat Sabu-Sabu


PROBOLINGGO – Seorang mantan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo berinisial MR (38), dibekuk jajaran anggota Satnarkoba Polres Probolinggo. Pria yang pernah menjabat sebagai wakil rakyat selama dua periode itu, diamankan saat menggelar pesta narkoba disiang bolong.

Informasi yang dihimpun Koran Pantura, Penangkapan terhadap MR. Bermula dari adanya penangkapan terhadap MD yang diamankan di rumahnya di desa Sepuhgembol kecamatan Wonomerto pada Sabtu (13/8) malam lalu.

Dari penangkapan itu, kemudian dilakukan pengembangan kasus, hingga akhirnya tertangkaplah MR dan MS yang kedapatan tengah berpesta shabu di salah satu kios burung di desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton pada Sabtu (31/8) siang lalu.

Dari penangkapan ketiga tersangka narkoba itu, didapati barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat total 60,88 gram, 1 set alat hisap shabu, 1 timbangan shabu, 1 buah pipet, 2 buah korek api, dan sejumlah bungkusan plastik bekas kemasan sabu, serta 3 unit ponsel.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan, penangkapan terhadap para tersangka tindak pidana peredaran narkoba ini. Merupakan bukti komitmen Polri dalam penegakan hukum, utamanya dalam hal pemberantasan peredaran narkoba ditengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Probolinggo.

“Adapun terkait dengan penangkapan terhadap salah satu tersangka yang merupakan mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo. Tentunya hal ini sangat disayangkan, karena sebagai tokoh masyarakat seharusnya memberikan contoh yang baik,” ungkapnya, Jumat (2/9).

Ditegaskannya, adanya tersangka narkoba yang merupakan mantan anggota DPRD dari salah satu Partai Politik (Parpol) pemilik kursi legislatif di DPRD Kabupaten Probolinggo itu. Membuktikan bahwa narkoba bisa menjerat siapa saja dan dari lapisan atau golongan apa saja, termasuk wakil rakyat yang terhormat.

“Tak peduli itu wakil rakyat atau rakyat biasa, maupun bahkan anggota penegak hukum sekalipun. Jika terlibat narkoba akan kami proses secara hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres menyatakan, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman minimal 5 tahun penjara.

Terpisah, MR saat dikonfirmasi terkait dengan alasannya bisa terlibat peredaran Narkoba mengatakan, jika dia khilaf dan baru-baru ini saja mengkonsumsi narkoba. Saat diwawancara MR tampak sedang mengalami sakau lantaran pengaruh narkoba yang sempat dikonsumsinya itu. Dia menyebut kalau dirinya malu dan menyesal telah mengkonsumsi narkoba.

“Menyesal saya pakai itu (Narkoba, red),” katanya singkat.

Saat ditelusuri, MR pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dua periode. Yakni Periode 2009-2014 dan 2014-2019. Dia terpilih sebagai wakil rakyat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari daerah pemilihan (Dapil) III Kabupaten Probolinggo yang meliputi kecamatan Paiton, Kotaanyar, dan Pakuniran. (tm/ra)


Bagikan Artikel