Hukum & Kriminal

6 Orang Tersangka Sudah Diamankan Terkait Isu Santet di Paiton


PROBOLINGGO – Isu santet merebak, sehingga menimbulkan kericuhan. Sebelumnya, Polres Probolinggo telah mengungkap satu pelaku utama yang menjadi dalang isu santet yang berujung main hakim sendiri. Pelaku utama tersebut yakni Jailani (30), warga Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pada Senin (6/6), jajaran Polres Probolinggo kembali mengamankan lima pelaku lainnya yang juga ikut terlibat menganiaya dan merusak rumah Sanimo (66), yang dituduh memiliki ilmu santet.

Identitas lima pelaku yang berhasil diamankan yakni Mohammad Junaidi (35), Baidawi (50), Faisol Amir (45), Ratnaji (47) dan Sugiono (49). Mereka merupakan warga Desa Alastengah yang tidak lain merupakan tetangga korban.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan pasca penangkapan pelaku utama. Polres Probolinggo dengan gerak cepat kembali mengamankan 5 orang pelaku lainnya.

“Dengan penangkapan 5 pelaku ini, total sudah ada enam tersangka yang kami amankan. Kelima pelaku ini kami amankan dari tempat persembunyiannya,” kata Kapolres Probolinggo, Rabu (8/6).

Dijelaskan, motif dari kelima pelaku melakukan aksi main hakim sendiri kepada Sanimo hingga kini masih terus didalami oleh pihak kepolisian. “Dugaan sementara mereka juga ikut termakan berita hoaks terkait isu santet tersebut,” papar Kapolres.

Sebagaimana diketahui, satu pekan yang lalu yakni Kamis (2/6), warga menggeruduk rumah pasangan suami-istri (pasutri), Sanimo dan Toyami, yang tinggal di Dusun Cendil, Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Aksi main hakim sendiri itu dilakukan oleh massa lantaran pasutri tersebut dituduh memiliki ilmu hitam atau santet. Atas dasar tuduhan tersebut akhirnya rumah Sanimo dan Toyami dirusak dan dibakar massa. (ar/ra)


Bagikan Artikel