Hukum & Kriminal

Jukir Komplotan Curanmor, Sikat Dua Motor


GENDING – Jasa parkir kendaraan bermotor memang cukup membantu di masyarakat. Namun apa jadinya, apabila juru parkir (Jukir) yang seharusnya dibayar untuk menjaga dan menata kendaraan bermotor. Justru membantu komplotan maling untuk mencuri sepeda motor di tempat parkir yang dijaganya.

Seperti kejadian yang terjadi di area parkir Puskesmas Gending pada Kamis (28/4) malam. Saat itu juru parkir setempat yakni Sulhan (46) warga dusun Krajan, Desa Gending, Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo justru terlibat kasus pencurian 2 unit sepeda motor yang hilang dari parkiran yang dijaganya.

Alih-alih menjaga sepeda motor milik pengunjung Puskesmas yang menitipkan sepeda motor padanya. Ternyata Sulhan telah berkomplot dengan beberapa kawanan maling yang dengan mudahnya melancarkan aksi pencurian 2 unit sepeda motor dari parkiran di Puskesmas yang berada ditepian jalur Pantura tersebut.

Kedua sepeda motor yang hilang itu yakni sepeda motor jenis matic merk Honda beat Nopol N 4480 MO milik Dyah Puspita Febriyanti (23), warga Dusun Anggris Desa Sebaung, Gending, Kabupaten Probolinggo dan Honda Vario Nopol N 2922 PD milik Dodit Hari Krismanto (39), warga Dusun Pandu, Desa Banyuanyar Tengah, Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan terungkapnya keterlibatan tersangka atas nama Sulhan itu. Berawal dari pengumpulan keterangan saksi dan dari hasil olah TKP yang berlanjut pada proses penyelidikan. Semuanya mengarah pada keterlibatan dari si juru parkir.

“Setelah kita cek ke tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya bahwa dirinya yang telah membantu komplotan curanmor untuk mencuri dua unit kendaraan roda dua di parkiran Puskemas Gending” katanya, Sabtu (30/4).

Dijelaskannya, dari hasil keterangan tersangka didapati bahwa komplotan pelaku curanmor berjumlah tiga orang mendatangi Puskesmas Gending dengan berboncengan mengendarai Honda Beat. Kemudian setelah tiba di halaman puskesmas, kendaraan para pelaku langsung di parkir di sebelah barat ruang UGD Puskesmas.

“Ketiga pelaku turun dari kendaraan sedangkan pelaku lain membantu membukakan pintu gerbang parkir dan segera mengambil dua kendaraan milik korban. Tersangka ini berperan membantu untuk membuka gerbang parkir yang digembok karena ia bertugas jaga parkir di situ” Jelasnya.

Adapun dari hasil tindak pidana curanmor itu, sebut AKBP Teuku Arsya tersangka nantinya mendapatkan bagian senilai Rp 500 ribu dari hasil penjualan sepeda motor hasil curian.

“Tersangka mendapat jatah sejumlah uang dari para pelaku lainnya yang kini tengah kami buru keberadaannya,” sebutnya.

Kapolres Probolinggo menambahkan, saat ini tim khusus gabungan Satreskrim Polres Probolinggo dan Unit Reskrim Polsek Gending tengah melakukan pengejaran terhadap komplotan curanmor tersebut.

“Semoga pelaku yang lain segera tertangkap. Selain itu kami mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati ketika memarkirkan kendaraan sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkas Kapolres Probolinggo. (tm/ra)


Bagikan Artikel