Hukum & Kriminal

Main PS, Motor Dimaling


PROBOLINGGO – Muhammad Maimun Wahyudi (15) tak dapat mengendarai sepeda motor lagi. Sebab, kendaraan roda dua yang dibelikan orang tuanya, kemarin (28/1) sekitar pukul 13.00 hilang saat ditinggal bermain Play Station (PS).

Motor jenis matik bernopol N 4054 SN itu digondol maling di warnet yang juga berfungsi sebagai tempat tinggal (rumah) milik Marso (44), di Dusun Krajan, Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.    

Aksi pencurian sepeda motor Vario 125 CC tersebut sempat terekam CCTV. Hanya, wajah pelaku tidak kelihatan dan rekamannya hanya berlangsung sekitar 3 detik. Pelaku, saat membawa motor curiannya hanya terlihat tubuh bagian belakangnya, mengenakan pakaian putih.

Bebun (40)  istri Marso mengatakan, tidak tahu persis kejadiannya. Mengingat  siang itu, ia bersama suaminya ke salah satu bank di Kota Probolinggo. Ia mengetahui dirumahnya ada kejadian setelah ditelpon penjaga warnet. “Saya tidak tahu persis karena saya sama suami  ke bank di kota,” ujar Bebun.

Namun, menurut informasi dari penjaga warnet, pelakunya adalah pemuda pengguna warnet. Mulanya pelaku berpura-pura internetan dan main PS.  “Saat dia datang, saya masih belum berangkat ke bank. Dia malah sempat memesan kopi. Ya saya buatkan,” tandas Bebun.

Sedangkan Muhammad Maimun Wahyudi, pemilik sepeda motor yang dicuri,  kemarin lengah karena asyik bermain PS. Pelajar SMP itu mengetahui motornya dimaling, setelah mendengar suara mesin kendaraan. “Wahyudi langsung keluar. Pelaku menstarter motor di bawah, lalu kabur,” tambah Bebun.

Diketahui, gang menuju rumah Marso yang jadi warnet itu memang menurun. Dengan medan itu, pelaku tetap saja bisa berhasil kabur. Selanjutnya, Wahyudi bersama orang tuanya didampingi Marso, melapor ke Polsek Wonomerto. “Memang kontaknya sama Yudi ditinggal di sepeda motornya. Ia bermain PS,” kata Marso di Polsek Wonomerto.

Marso mengaku, tahu wajah pelaku dan mengenalnya. Tetapi Marso tidak tahu namanya. Hanya menurutnya, pelaku tinggal di desa sebelah. Ditambahkan, pelaku internetan 2 jam dan membayar lunas Rp 3 ribu sebelum ngenet. “Bayar di awal. Saat ngenet, pelaku sering keluar masuk. Pas dapat 57 menit, ia keluar dan bawa kabur motor Yudi. Jadi dia internetan 1 jam 3 menit,” pungkas Marso.

Kapolsek Wonomerto AKP Sugiyanto mengaku sudah menyebarkan anggotanya untuk memburu pelaku. Polsek telah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV-nya. “Infonya, tuan rumah kenal sama pelaku. Anggota kami masih menyebar untuk menangkap pelaku,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel