Hukum & Kriminal

Bekuk Komplotan Curwan Lintas Daerah


PROBOLINGGO – Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil membekuk komplotan pelaku penipuan dan penggelapan 11 ekor kambing milik Nasihul Amin (41) warga Kabupaten Pati Jawa Tengah. Pelaku berinsial M dan AN, warga Desa/Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, dibekuk saat minum kopi di salah satu warung tak jauh dari rumahnya, Senin (14/2).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani mengungkapkan, terbongkarnya kasus pencurian hewan (curwan) tersebut bermula ketika AN hendak melakukan transaksi jual beli hewan ternak dengan korbannya di wilayah kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Korban yang tak paham wilayah lantaran berasal dari Jawa Tengah, lantas bersepakat bertemu di sekitar wilayah kecamatan Tongas.

Sesampainya di lokasi transaksi yang disepakati, pelaku berinisial M dan 1 pelaku lainnya yang masih buron lantas menurunkan seluruh hewan ternak yang dimuat dalam mobil pikap. Kemudian belasan kambing tersebut dipindah ke atas mobil pikap milik pelaku.

“Dengan dalih akan mengambil uang dirumah juragannya, lantas pelaku mengajak korban untuk mengikutinya dari arah belakang. Pelaku menggunakan sepeda motor dan korban membuntutinya dengan menggunakan mobil miliknya,” ungkapnya, kemarin.

Dijelaskan, korban sempat diajak berkeliling disekitar wilayah kecamatan Sumberasih. Hingga di suatu jalan yang tak bisa dilalui mobil, si pelaku yang menaiki sepeda motor dan pelaku lain yang menaiki mobil berisikan kambing langsung kabur meninggalkan korban yang tak bisa mengejarnya.

“Korban dituntun ke jalanan yang sepi, kemudian ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku yang berhasil melarikan diri. Mereka memanfaatkan ketidak-tahuan korban akan situasi dan kondisi wilayah di Probolinggo ini,” jelasnya.

Korban yang sadar telah menjadi korban penipuan dan penggelapan lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa waktu, akhirnya pelaku berinisial M dan AN berhasil dibekuk saat asyik minum kopi di salah satu warung di kecamatan Wonomerto tak jauh dari rumahnya. “Berkat penyelidikan petugas, kedua pelaku berhasil kita amankan di sebuah warung kopi di dusun wilayah Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo,” terang Kapolresta.

Selanjutnya, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Teddy mengatakan, selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti uang tunai Rp 750 ribu, satu unit ponsel  warna hitam merah yang terdapat jejak komunikasi dengan korban, kendaraan sarana kejahatan pelaku. “Kini kedua pelaku sudah meringkuk di sel tahanan markas Polres Probolinggo Kota,” katanya.

Dilanjutkan, untuk barang bukti lain seperti 1 pipet dan 1 flip diduga sabu-sabu seberat 0,52 gram sudah diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota. Termasuk hasil tes urine pelaku M dinyatakan positif mengandung metamphetamin, atau positif mengonsumsi narkotika. “Tersangka dijerat dengan pasal  378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun maksimal 12 tahun penjara dan atau denda minimal Rp 800 juta maksimal Rp 8 milliar,” jelasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel