Hukum & Kriminal

Segera Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Ahsan


PROBOLINGGO – Kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Ahsan, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, terus bergulir. Dalam waktu dekat kasus tersebut akan segera dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kepala Kejari Kabupaten Probolinggo David Palapa Duarsa mengatakan, pelimpahan tersebut akan segera dilakukan agar kasus korupsi dana bantuan dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI yang menjerat tersangka bisa segera disidang. Dengan begitu, kasusnya bisa diusut tuntas dan tersangka bisa mendapatkan hukuman yang setimpal.

Ia menjelaskan, saat ini pihak tim penyidik sedang menyempurnakan berkas-berkas perkara atas kasus. Begitu pula dengan berkas tuntutan pada tersangka untuk mendapatkan hukuman yang setimpat di meja persidangan. “Segera, dalam waktu dekat ini akan kami kirimkan. Sementara kami lengkapi dulu berkas-berkasnya,” katanya, Selasa (1/2).

Ia menambahkan, Ahsan yang merupakan kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk sementara ini masih ditahan oleh pihak kejaksaan. Dengan tujuan mempermudah proses penyidikan lebi lanjut. “Sudah kami tetapkan tersangka sejak kemarin (Senin, red) dan kini sudah berada di tahanan,” ucapnya.

Sebelumnya, pada Senin (31/1) lalu Kejari menetapkan pria asal Desa Bayeman, Kecamatan Tongas tersebut sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan pengadaan mesin penggilingan padi dan jagung pada Kementerian Pertanian pada tahun 2014 lalu. Dalam proses penyidikan yang dilakukan pihaknya, ditemukan jumlah kerugian negara yang mencapai Rp 110.500.000. Jumlah kerugian itu berdasarkan kajian perhitungan yang telah dilakukan oleh BPK RI.

“Atas ulahnya sendiri, tersangka anggota DPRD Kabupaten Probolinggo ini dikenakan pasal 2 subsidair pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 junto UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” papar David. (ay/iwy)


Bagikan Artikel