Hukum & Kriminal

Dua Sapi Nyaris Dimaling, Kawanan Pencuri Terekam CCTV


PROBOLINGGO – Kasus pencurian hewan (curwan) nyaris kembali terjadi di wilayah Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Kali ini, 2 ekor sapi milik Raden, warga Dusun Glintungan, Desa Gununggeni nyaris dibawa kabur maling, Selasa (25/1) dini hari.

Dari informasi Koran Pantura, 2 ekor sapi dewasa milik Raden itu memang nyaris berhasil dibawa kabur oleh maling yang diperkirakan berjumlah lebih dari 2 orang itu. Namun keberadaan 2 ekor sapi itu masih ditemukan. Seekor sapi ditemukan masih terikat di dalam dapur yang ada di sebelah kandang belakang rumahnya. Sementara seekor lainnya berhasil ditemukan warga setelah disembunyikan oleh maling di sekitar kawasan hutan desa setempat.

Berdasarkan keterangan Putri Magrufah, keponakan dari Raden, 2 ekor sapi milik pamannya itu hilang sekitar pukul 01.00. Saat itu paman beserta anggota keluarganya yang lain tengah tertidur pulas. Tak disangka dua ekor sapi yang disimpan dalam kandang berhasil dibawa keluar kandang oleh pencuri.

“Seekor sapi dilepas dan diikat di dalam dapur dekat kandang. Sementara satu ekor lagi dibawa kabur,” ujarnya.

Sekitar pukul 03.00, Rade terbangun. Alangkah kagetnya Raden ketika mendapati ada sapi yang keluar dan terikat di dalam kandangnya. Ia lantas mengecek langsung ke dalam kandang dan kemudian mengetahui seekor sapi lainnya sudah tidak ada.

“Kemudian paman berteriak minta tolong kepada warga dan bersama-sama dengan perangkat desa dan dibantu anggota kepolisian dilakukan upaya pencarian,” terang Putri.

Upaya pencarian itu berbuah manis. Setelah mengikuti jejak kaki sapi yang mengarah ke hutan di belakang rumahnya, ditemukan seekor sapi yang berupaya disembunyikan oleh maling di balik rerimbunan pepohonan dan dedaunan. “Untung beberapa jam kemudian bisa langsung ketemu,” katanya.

Putri mengaku pamannya cukup beruntung lantaran sapinya berhasil ditemukan. Pasalnya sepekan yang lalu, sapi milik salah satu calon kepala desa (cakades) setempat juga raib dicuri dari kandangnya.

“Sapi milik salah satu Cakades di desa kami juga hilang dan belum ketemu sampai sekarang. Kejadiannya seminggu yang lalu. Untunglah sapi milik paman bisa ditemukan kembali. Semoga warga juga lebih berhati-hati ke depannya, utamanya yang punya hewan ternak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andre Okta mengatakan bahwa kasus curwan tersebut kini sedang dalam penyelidikannya. “Sedang kami selidiki para pelakunya, karena aksi mereka sudah sangat meresahkan. Apalagi kasus itu dilakukan mendekati pilkades (pemilihan kepala desa, red),” ujarnya. (tm/eem)

Kawanan Pencuri Sapi Terekam CCTV

SEMENTARA itu, nasib nahas menimpa Hamid, 60, warga Blok Krajan, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Seekor sapi miliknya raib digondol maling, Senin (24/1). Dalam kasus ini, aksi 4 pelaku terekam Closed Circuit Television (CCTV).

Saiful, putra Hamid, saat ditemui di rumahnya kemarin (25/1) mengatakan bahwa ayahnya sedang keluar rumah. Menurutnya, peristiwa pencurian sapi itu baru diketahui saat ayahnya hendak memberi pakan pada 3 ekor sapi di kandang, Senin sekira pukul 03.00 WIB. Dari 3 sapi yang dipelihara, ternyata pagi itu sudah tinggal dua ekor.

Kandang dengan dinding bambu sebelah barat dijebol pelaku. Bahkan pintu kandang sudah dalam posisi setengah terbuka. “Sepertinya pelaku masuk lewat pintu kandang depan, setelah menjebol tembok bambu,” ucap Saiful.

Selain mengecek kondisi kandang, Hamid juga menginformasikan kepada warga bahwa seekor sapinya telah hilang. Selanjutnya, ia juga mencari melalui rekaman CCTV di rumah Alwi yang mengarah ke makam.

Dalam rekaman CCTV itu terlihat pelaku berjumlah 4 orang. Dua pelaku di depan sedang menuntun sapi curian. Sedangkan 2 pelaku lain berada di belakangnya. “Akibat kejadian ini, ayah saya mengalami kerugian Rp 15 juta sesuai harga sapi yang hilang,” papar Saiful.  

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kademangan Iptu Imam Syafi’i saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemilik sapi sudah melaporkan kejadian tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan mendalami rekaman CCTV.

“Dari CCTV tersebut, pemilik juga tak mengenali pelaku yang membawa kabur sapinya. Saat ini kita masih melakukan pendalaman CCTV, dan melakukan penyelidikan,” ujarnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel