Hukum & Kriminal

Setahun, Polres Tangani 577 Kasus Kriminal


PAJARAKAN – Di luar kasus narkotika, tingkat kejahatan yang terjadi di Kabupaten Probolinggo tetap terbilang cukup banyak. Hal itu dibuktikan dengan adanya 577 kasus kriminal di luar narkotika yang ditangani pihak Polres Probolinggo sepanjang tahun 2021.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dari jumlah kasus tersebut, tindak kriminal pencurian dengan pemberatan mencapai 99 kasus. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ada 98 kasus.

Menurutnya, masyarakat Probolinggo harus terus berhati-hati dalam memperhatikan keselamatan harta bendanya. “Dari 577 kasus ini ada yang perjudian, pembunuhan, ilegal loging dan lain sebagainya. Namun, salah satu yang marak adalah curanmor, makanya warga harus tetap berhati-hati ketika memarkirkan kendaraannya, jangan sampai lepas dari pengawasan,” katanya, Senin (27/12).

Kapolres melanjutkan, dari banyaknya kasus tersebut, 448 kasus di antaranya sudah berhasil ditangani. Kini para pelaku kejatahan tersebut harus mempertanggung-jawabkan perbuatan pelanggaran hukumnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada tahun ini perkara kriminal yang ditangani oleh polres tercatat lebih banyak dari tahun sebelumnya, begitupun dengan penyelesaian penanganannya. Pada tahun lalu terdapat 555 perkara kriminal di luar kasus narkotika dengan penyelesaian penangananya mencapai 425 kasus.

“Secara persentase penanganan tahun ini juga mengalami peningkatan, tahun lalu persentasenya 77 persen, dan tahun ini mencapai 78 persen,” ujarnya.

Dengan banyaknya perkara yang berhasil diungkap tersebut, Kapolres Arsya pun mewanti-wanti bagi para pelaku kejahatan untuk segera bertaubat dan berhenti melakukan aksi kriminalnya. Pasalnya, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

“Dari awal kami berkomitmen ingin menciptakan suasana Kabupaten Probolinggo yang aman dan damai,” paparnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel