Hukum & Kriminal

Curi Motor, Dua Pemuda Diamuk Massa


PROBOLINGGO – Niat Samin (25) dan Kusaini (21) melakukan aksi pencurian motor di Desa Sentong Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, Selasa (21/12), gagal. Kedua remaja asal Jember itu tepergok dan sempat mendapat hadiah bogem dari sejumlah warga.

Dari informasi yang dihimpun Koran Pantura di lokasi, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu Samin dan Kusaini hendak menuju Alun-alun Kota Kraksaan, melewati jalur dalam. Setibanya di Desa Sentong, mereka menemukan sebuah sepeda motor Supra terparkir di bahu jalan lengkap dengan kunci motor. Motor itu ditinggal pemiliknya ke tengah sawah.

Melihat itu, pikiran Samin langsung muncul niat jahat. Ia mengajak Kusaini untuk mencuri motor tersebut. Samin lantas menyuruh Kusaini untuk mengendarai sepeda motor curian itu. Sementara Samin sendiri mengendarai motor matic yang dibawanya dari Jember.

Sayangnya, aksi tersebut langsung tepergok oleh warga yang berada di sekitar sawah tersebut. Mereka pun bergegas melarikan diri dan membawa motor curian tersebut. Namun, warga semakin banyak yang mengejar mereka.

“Motor itu ada di pinggir jalan. Yang punya ke sawah. Lupa kuncinya tidak dibawa, tetep ada di sepeda. Malingnya itu tiba-tiba datang bawa motor. Ketahuan warga,” kata Samsul salah seorang warga setempat.

Akhirnya, dua pelaku ini memutuskan untuk menggeletakkan dua sepeda motor tersebut di bahu jalan. Sementara mereka melarikan diri ke area pesawahan. Sayangnya, di jalur yang berbeda, anggota polisi Aiptu Setua Agung dan PHL Satlantas Priyanto, sudah bersiaga.

Akhirnya dua pelaku tersebut berhasil diamankan pihak kepolisian. Namun, amarah warga tak terbendung lagi. Usaha polisi untuk mengamankan para pelaku tak cukup kuat. Puluhan warga yang ikut mengejar pelaku turut menghadiahi pelaku dengan bogem hangat.

Anggota yang mengamankan pelaku dari amukan masa itu, tak sengaja ikut menerima pukulan tersebut. “Kami amankan dan diseret ke Mapolsek beserta barang buktinya,” ungkap Kapolsek Krejengan, AKP Maruji.

Ia mengatakan, kedua pelaku sudah ditanganinya. Kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Khawatir ada pihak lain yang terlibat dalam kejadian itu. “Sementara barang bukti dan pelaku sudah kami amankan,” paparnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel