Hukum & Kriminal

Polres Akan Sita Kendaraan Tidak Standar


KRAKSAAN – Jelang pergantian tahun, Polres Probolinggo tidak hanya melarang masyarakat  melakukan pesta malam tahun baru. Polres juga melarang penggunaan kendaraan bermotor yang tidak standar, misalnya menggunakan knalpot brong. Hal ini untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi ofensif terhadap warga yang tetap memaksa untuk melakukan pesta malam tahun baru. Termasuk kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan modifiikasi. Tindakan tegas ini akan dilaksanakan agar mampu membeikan efek jera bagi warga yang tetap melanggar.

“Kami akan melakukan pengamanan dan akan melakukan penyitaan apabila kendaaan itu knalpotnya tidak sesuai standar,” katanya, Senin (20/12).

Menurut Kapolres, dirinya juga melarang agar para pemilik kendaraan yang tidak sesuai standar untuk tidak melintasi jalanan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Sebab, dari awal pihaknya sudah berkomitmen untuk menciptakan suasana di kabupaten Probolinggo yang aman dan kondusif.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, untuk tidak menggunakan yang tidak standar melintasi wilayah Kabupaten Probolinggo, karena kami akan melakukan tindakan tegas,” paparnya.

Kapolres juga mengungkapkan, penggunakan knalpot yang tidak standar merupakan suatu tindakan yang memang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya, knalpot tersebut dapat mengeluarkan suara yang keras dan bisa mengganggu ketenangan masyarakat. “Intinya tindakan ini akan kami ambil agar masyarakat Kabupaten Probolinggo itu tidak terganggu dengan suara bising knalpot yang tidak standar,” ujarnya.

Sementara itu, Roy Hanafi, salah seorang warga Bulu, mengatakan bahwa dirinya mengaku senang dengan kebijakan dari Polres. Pasalnya, ia sering merasa terganggu dengan aktivitas sejumlah pemuda yang sering menggeber motornya yang menggunakan knalpot brong. 

“Malam tahun baru itu biasanya banyak yang keluar main bleyer-bleyer, kalau ada tindakan tegas dengan disita seperti itu, pastinya mereka takut,” ujarnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel