Hukum & Kriminal

Dilaporkan Hilang, Ditemukan Mengambang

PROBOLINGGO – Warga asal Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo yang dilaporkan hilang ke Polsek Bantaran pada Jumat (18/1) petang, akhirnya ditemukan pada Selasa (22/1) sekitar pukul 12.30. Namun, perempuan bernama Bu Sukardi (74) itu ditemukan tewas mengambang di kali jalan Sunan Drajat RT 2 RW 5 Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Jasad wanita tua asal Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran itu ditemukan 2 penggergaji kayu. Tak lama kemudian, warga berdatangan di lokasi penemuan mayat. Setelah identitasnya dipastikan, jasad Bu Sukardi yang kondisinya sudah membusuk itu dibawa ke RSUD dr Moh. Saleh. Lalu sekitar pukul 14.00 jenazah dipulangkan ke rumah duka.

Asin (48), warga Kedunggaleng, dan Kusno (51), warga Desa Kropak, adalah dua orang yang kali pertama menemukan jasad Bu Sukardi. Siang itu keduanya usai memotong kayu dengan gergaji mesin, hendak melihat kayu lain untuk dipotong. Saat pandangannya melihat sungai, mereka menemukan jasad manusia.  “Saya perhatikan, ternyata manusia,” kata Kusno yang diangguki Asin.

Kabar penemuan mayat itu cepat tersebar. Warga pun berdatangan. Warga Desa Kramatagung yang keluarganya hilang sejak 4 hari sebelumnya, juga datang ke lokasi. Mereka bahkan turun ke sungai untuk memastikan apakah jasad tersebut, benar jasad keluarganya.

Keluarga itu akhirnya membenarkan bahwa jasad itu adalah Bu Sukardi. Itu ditandai dengan kain jarit batik yang dikenakan korban. Selain itu, pihak keluarga juga mengenali korban melalui cincin yang melingkar di jari korban.

“Sebelumnya, keluarganya sudah mencari kemana-mana, tetapi enggak ketemu. Akhirnya dilaporkan ke polsek,” kata Budiman (40), salah satu tetangga korban, kemarin. 

Menurutnya, korban sudah sering tidak ingat karena faktor usia. Budiman sendiri menduga Bu Sukardi jatuh ke sungai karena terpeleset saat mencari kayu. “Jalan kan licin. Mungkin terpeleset. Apalagi waktu itu listrik padam, jadi enggak kelihatan. Dia kan cari kayu sore hari. Ternyata hingga malam belum pulang,” tandasnya.

Sementara, Kasat Reskrim AKP Nanang Fendy Dwi Susanto memastikan korban adalah Bu Sukardi. Pihak keluarga sudah mengonfirmasi, diperkuat dengan barang yang dikenakan. “Keluarganya melaporkan korban ke Polsek Bantaran. Setelah dicari ke mana-mana, tidak ketemu. Setelah kami periksa, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan