Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Motif Pembacokan

PAITON – Aksi pembacokan yang menimpa dua warga Kecamatan Pakuniran di Desa Randumerak Kecamatan Paiton, Sabtu (19/1) malam lalu, masih belum terungkap. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan saksi dan mendalami motifnya.

Sebelumnya, aksi pembacokan tersebut dialami oleh Fauzi dan Saniwan, warga Desa Alaspandan dan Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran. Kala itu, keduanya tengah melewati jalan Desa Randumerak dengan mengendarai sepeda motor.

Di tengah jalan, tiba-tiba keduanya dibacok oleh orang tak dikenal. Akibatnya, Fauzi menderita luka bacok dan Saniwan mengalami benjol di kepala. Keduanya lalu dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani pihak medis.

Kanit Reskrim Polsek Paiton Aiptu Ade Maman menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah mendatangkan 3 saksi atas kasus tersebut. Tujuannya untuk mendapat keterangan dan ciri-ciri pelaku. Dari ketiga saksi, dua diantaranya warga Desa Randumerak yang berada di lokasi kejadian. “Kemudian satu lagi adalah salah satu korban pembacokan itu,” ungkapnya, Senin (21/1).

Namun, kata Ade, keterangan saksi itu masih belum bisa memecahkan kasus tersebut. Sehingga pihaknya masih perlu mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi lain. “Kami masih butuh keterangan lainnya,” ujarnya.

Saat disinggung terkait motif dan dugaan pembacokan tersebut, Ade masih belum bisa memaparkannya. Pihaknya juga belum bisa memberikan praduga atas kasus tersebut. “Untuk motif dan dugaan itu kami masih mendalaminya,” tandasnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan