Hukum & Kriminal

Korban Laka Didominasi Remaja


PROBOLINGGO – Selama delapan bulan terakhir terdapat 310 kasus kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Probolinggo. Dari banyaknya jumlah tersebut, jika dilihat dari usia korban yang mengalami kecelakaan, didominasi usia 16-30 tahun.

Satlantas Polres Probolinggo menggolongkan 310 kasus laka lantas itu berdasarkan kelompok umur korban. Usia 9 tahun berjumlah 13 orang;10-15 tahun berjumlah 29; 16-30 berjumlah 154 orang; 31-40 berjumlah 76; 41-50 berjumlah 63; dan 51-keatas berjumlah 101 orang.

“Paling banyak, usia 16-30 tahun. Tentunya faktor kesiapan kurang saat berkendara, maupun human error dan faktor alam, yang jadi penyebab utama mengalami kecelakaan,” kata Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ponsen Dadang Martianto, Selasa (14/9).

Sementara itu, lanjut Dadang, dari 310 kasus, sebanyak 436 korban. Sebanyak 87 di antaranya meninggal dunia (MD) dan 349 di antaranya mengalami luka ringan (LR). 

Sedangkan dari kejadian laka selama delapan bulan, menurut dia, jika di lihat dari profesi terinci, Pegawai Negeri Sipil (PNS) 8 orang, swasta 168 orang, mahasiswa 18 orang, pelajar 74 orang, pengemudi 6, dan TNI 3 orang dan Polri 1.

“Sesuai dengan profesinya total ada 158. Namun begitu, dengan adanya PPKM ini, cukup menurunkan angka kecelakaan. Sebab, mobilitas masyarakat turun, sehingga alhamdulilah PPKM bisa menekan angka kecelakaan di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Dadang.

Dengan adanya angka kasus kecelakaan pada usia ini, Dadang berharap, masyarakat selalu waspada saat berkendara. Setidaknya menurutnya, tetap patuhi aturan, dan patuhi rambu-rambu lalulintas selama berkendara.

“Cek kendaraan sebelum berkendara. Siapkan diri saat hendak berkendara. Menepi dan berhenti jika tubuh tidak fit, beristirahat sejenak jika capek atau mengantuk lalu berangkat lagi. Karena seringnya kecelakaan pada saat rasa kantuk mendominasi tubuh,” tuturnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel