Hukum & Kriminal

Teror Bondet Jelang Pilkades


PROBOLINGGO – Teror bondet atau bom ikan, meresehkaan warga Kecamatan Sumber dan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Meski tidak sampai ada korban jiwa, namun kejadian itu membuat warga resah keluar rumah. Kuat dugaan, teror bondet itu terjadi jelang Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) mendatang.

Salah satu yang menjadi korban bondet yakni rumah Agung, Kepala Desa Gemito, Kecamatan Sumber. Selasa pekan lalu, rumahnya dibondet oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi tepatnya pada Senin (23/8) sekitar pukul 21.30.

Kades Agung menjelaskan, kejadian tersebut tidak diketahui warga. Yang jelas, bondet dilemparkan dan menabrak tiang lampu kedip di depan rumah. “Akhirnya bondet tersebut tidak sampai rumah saya. Hanya sampai di musala depan rumah saya. Kalau bunyi ledakan bondet tersebut sampai terdengar ke desa sebelah, yaitu Desa Wonokerso. Segitu dahsyatnya bunyinya bondet tersebut. Alhamdulilah, tidak sampai ada korban jiwa,” jelas Kades Agung.

Terkait motif pelemparan bondet, Kades Agung menduga masih ada kaitannya dengan situasi menjelang pilkades. Karena itu, Kades Agung meminta agar pihak kepolisian bisa membongkar kasus tersebut. “Harapan kami seperti itu, karena bikin nggak nyaman jelang pilkades,” katanya.

Selain rumah Kades Gemito Agung, teror bondet juga terjadi di Desa Kedasih, Kecamatan Sukapura. Kades Kedasih Suryanto mengatakan di lingkungan rumahnya juga mengalami hal yang sama pada Sabtu (28/8) lalu.

“Sekitar rumah pribadi saya di Desa Kedasih juga kejadian pukul 5 sore. Terjadi satu letusan. Korbannya 1 orang dewasa, 1 anak luka ringan dan sudah ditangani tenaga kesehatan di Sukapura,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rizky Santoso mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengupayakan agar bisa mengungkap pelaku yang meresahkan warga tersebut. “Terkait bondet, dari polres mengupayakan ungkap terduga pelaku. Saat ini masih dalam penyelidikan, karena minimnya saksi di lapangan, serta belum adanya petunjuk lain,” jelas AKP Rizky.

Terkait adanya dugaan kejadian ini bersangkutan dengan persaingan jelang pilkades, AKP Rizky meminta masyarakat untuk tidak mengarahkan ke sana. “Belum ada tanda-tanda mengarah ke politik. Jadi, mohon tetap tenang, tidak usah panic. Kalau ada yang mencurigakan,  bisa lapor ke petugas terdekat,” ujarnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel