Hukum & Kriminal

Satpol PP Tertibkan Reklame Liar


DRINGU – Sejumlah reklame liar yang berada di sepanjang ruas jalan pantura kecamatan Dringu ditertibkan Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Penertiban tersebut dilakukan lantaran keberadaan papan reklame itu tak mengantongi izin reklame dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kabid Ketertiban dan Ketentraman Umum pada Dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo Hariyanto mengungkapkan, penertiban terhadap sejumlah reklame liar itu dilakukan berdasarkan adanya laporan dari Dinas Perijinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Badan Keuangan Daerah (Bankeuda) Kabupaten Probolinggo. Disebutkan bahwa sejumlah papan reklame yang berdiri di ruas jalur pantura Kecamatan Dringu tidak mengantongi izin.

“Berdasarkan laporan itu, kemudian kami melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penindakan berupa pembongkaran dan menutup reklame yang ilegal itu,” ungkap Hariyanto, Rabu (11/8).

Dijelaskan bahwa dalam proses penertiban reklame ilegal itu didapati adanya 3 papan reklame berukuran besar yang belum mengantongi izin. Setelah dilakukan koordinasi, dua di antara reklame itu hanya dilakukan penutupan menggunakan kain putih. Sedangkan satu reklame lagi yang berukuran 3 x meter akhirnya terpaksa dirobohkan dan disita.

“Pihak pemilik papan reklame ada yang kooperatif dan tidak. Sehingga kepada pemilik yang kooperatif kami berikan waktu satu minggu untuk mengurus izinnya. Sedangkan kepada pihak yang tidak kooperatif langsung kami bongkar dan sita rangka besinya di markas kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T) DPMPTSP Kabupaten Probolinggo Saiful Farid Cahyono menyampaikan, bahwa tindakan ini merupakan langkah tegas pihaknya guna membudayakan tertib administrasi dibidang perizinan reklame.

“Kami sudah ingatkan berulang kali kepada para vendor pemilik reklame untuk mengurus ijin reklame dan IMB terlebih dahulu sebelum mendirikan papan reklame. Nah, kalau masih bandel seperti itu tentu kami wajib menindaknya sesuai aturan,” katanya.

Ditambahkannya, bahwa penertiban papan reklame liar ini akan terus dilakukan utamanya sepanjang jalur Pantura Probolinggo. “Bertahap, kami masih menginventarisir mana saja reklame yang punya izin dari kami dan tidak. Meskipun alasannya sudah bayar pajak, namun belum mengurus izin ke kami, tetap akan kami minta untuk ditertibkan. Ini penting demi tertib administrasi dan mencegah kebocoran PAD,” pungkasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel