Desa Kita

Pemerintah Desa Kalirejo Maksimalkan Pelayanan Kepada Warga


PEMERINTAH Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo saat ini dipimpin oleh Kepala Desa (Kades) Kasiyadi. Di bawah kepemimpinannya, Desa Kalirejo terus berusaha meningkatkan pembangunan di segala aspek kehidupan warganya. Berbagai program pun telah dicanangkan.

Program yang dilaksanakan meliputi pembangunan infrastruktur desa, peningkatan ekonomi warga, hingga peningkatan pelayanan pemerintah desa terhadap warga. Beberapa hal tersebut menjadi sangat penting lantaran jumlah penduduk desa Kalirejo yang cukup besar. Yakni mencapai sekitar 5.810 jiwa.

“Peningkatan pelayanan pemerintah desa kepada warga menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan. Bukan hanya soal pembangunan infrastruktur semata, tapi juga harus meningkatkan pelayanan publik tentunya,” ujar Kades Kasiyadi.

Untuk mengakomodasi kepentingan warga, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa untuk membuka pelayanan desa hingga pukul 13.00 siang. Dengan cara tersebut, Kades Kasiyadi yakin pelayanan kepada warga akan lebih maksimal.

“Lebih dari itu, kalau ada kepentingan yang sangat mendesak, saya perintahkan pula kepada para perangkat untuk membuka pintu rumah mereka selama 24 jam. Tujuannya untuk melayani kepentingan administrasi dan pendampingan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bangun Infrastruktur Penuhi Kebutuhan Warga

PEMBANGUNAN infrastruktur di Desa Kalirejo menjadi salah satu perhatian serius dari Kades Kalirejo Kasiyadi. Hal itu dibuktikan dengan realisasi program infrastruktur yang telah terealisasi melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022.

Kades Kasiyadi mengungkapkan, pada tahun 2022 setidaknya ada beberapa program fisik yang telah tuntas dikerjakan. Di antaranya proyek normalisasi selokan di Dusun Bengkingan sepanjang 200 meter. Selanjutnya ada pembangunan jalan rabat beton di 2 titik. Lokasinya juga di Dusun Bengkingan dengan ukuran masing-masing 73 x 2 meter dan 53 x 2 meter.

“Kami juga membangun saluran irigasi di Dusun Bengkingan sepanjang 58 meter,” sebutnya.

Pada pencairan DD tahap 2, pihak desa akan membangun rumah irigasi lengkap dengan mesin pompa di Dusun Nenek.

“Di sana banyak lahan milik warga yang kesulitan mendapatkan air irigasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, adanya refocusing anggaran, membuat sebagian besar anggaran pembangunan fisik terpaksa dialihkan. Dana tersebut digunakan untuk menangani dampak pandemi Covid-19

“Kami berusaha sehemat dan sebijaksana mungkin dalam mengelola Dana Desa kami. Tujuannya agar warga dapat bertahan dan lepas dari kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.

Manfaatkan Dana Desa untuk BLT DD

PEMERINTAH Desa Kalirejo cukup sigap dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19. Dana Desa (DD) yang dikelola Pemerintah Desa Kalirejo didistribusikan untuk program bantuan sosial (bansos). Wujudnya berupa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang diterima sebanyak 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kades Kalirejo Kasiyadi mengungkapkan, BLT DD disalurkan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah penerima BLT DD pada tahun ini, sama dengan jumlah penerima pada tahun 2021.

“Tidak ada perubahan penerima bantuan karena memang demikian kebutuhannya,” ungkapnya.

Dalam hal BLT DD, Kades Kasiyadi mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam membelanjakan dana tersebut. Terlebih kondisi pandemi Covid-19 ini tidak dapat dipastikan kapan berakhirnya.

“Bantuan yang terbatas itu saya minta dibelanjakan dengan baik. Warga saya imbau untuk berhemat. Gunakan bantuan yang diterima untuk membeli sembako. Jangan dipakai untuk belanja konsumtif lainnya,” imbaunya. (tm/eem)


Bagikan Artikel