Desa Kita

Membangun Desa Tiris dari Segala Aspek


FIGUR Pj Kepala Desa Tiris Sahari terus menjalankan roda pemerintahan desanya dengan penuh pengabdian. Saat ini desanya mendapatkan apresiasi kinerja dari pemerintah pusat, wujudnya penambahan kucuran dana.

“Pendapatan desa naik sekitar Rp 245 juta karena dinilai kinerja baik,” ujar Sahari dengan rasa bangga. Dia memperhatikan amanat pemerintah pusat, yakni lebih ke arah pemulihan ekonomi dengan mengalokasikan BLT DD 40 persen dari DD yang didapat.

 “Penerima BLT DD sebanyak 239 KPM dan sudah dicairkan salur 1, 2 dan 3 atau total Rp 900 ribu per KPM,” jelasnya didampingi Moch Husen Mansyur selaku Sekdes.

Sementara itu, ada juga pembangunan fisik yang direalisasi tahun 2022 ini. Diantaranya jalan rabat beton di 2 titik di Dusun Timur Sungai dan Jambuan. Spesifikasi rabat beton itu ketebalan 20 cm, panjang 150 meter dan lebar 3 meter, itu merupakan jalan poros desa,” papar Sahari.

Menurutnya, juga ada rencana pembamgunam RTLH 3 unit di tahap pencairan DD berikutnya. Juga akan direalisasi, pembangunan saluran irigasi sekitar 150 meter panjangannya.

Laksanakan Program Ketahanan Pangan

AMANAT lain dari pemerintah pusat yakni program ketahanan pangan, dialokasikan 20 persen dari DD. Menurut Pj Kepala Desa Tiris Sahari program berwujud pelatihan peternak, petani padi dan palawija.

Bagi petani berupa bantuan alat pasca panen padi dan palawaija, bagi peternak dibantu alat pembuatan pakan silase. “Juga bantuan  timbangan berat hewan untuk dua kelombok peternak,” ujar Sahari.

 Dia memerinci rata-rata masyarakatnya mengembangkan sapi limosin dan lokal. Diharapkan dengan tahu berat hidup hewan ternak, maka bisa bersaing harga di pasar hewan. “Nanti dilatih bagaimana mengkombinasikan pakan hijauan dan silase. Diberi bibit rumput pakchong juga ada alat pencacah rumput,” tuturnya.

Masih dari aspek ketahanan pangan, ada demonstration plot (demplot). “Nanti didokumentasikan awal tanam dan panen dengan cara terbaik. Dibuktikan pada petani cara terbaik menanam padi,” ungkap Sahari. Agar lebih meyakinkan, pelatihan penanaman padi itu akan dikerjasamakan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Tiris.

Ketahanan pangan juga memberdayakan ibu-ibu untuk menyediakan media tanam pot yang diisi tanaman sayur. Sejauh ini sudah ada 9 kelompok yang memaksimalkan halaman rumah untuk menanam sayur. Program ini dinamakan Rumah Pangan Lestari.

Majukan Desa dengan Pembenahan Infrastruktur

SAAT ini Kades Terpilih Desa Tiris yakni Warno. Dia berangkat dari latar belakang pengusaha kayu sengon yang tinggal di Dusun Jambuan. Keinginannya memajukan desa telah memanggilnya untuk menjadi kepala desa.

“Kami mengusung slogan menuju Desa Tiris lebih baik. Alhamdulillan, dengan membawa nomor urut 2 bisa menang dari total 3 pasangan calon,” ujar Warno.

Visi misi ke depan, lanjut Warno, adalah membenahi infrastruktur terutama jalan. Diharapkan dengan pembangunan itu akan ada multiplier effect untuk untuk perekonomian. “Dan tentungan IPM juga ikut naik dengan pembenahan infrastruktur. Kami juga berusaha terus bersinergi dengan program pembangunan pemerintah,” katanya.

Tidak lupa, di tahun pertamanya menjabat, Warno akan fokus untuk bisa memulihkan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Caranya dengan memberikan stimulan agar masyarakat bisa membangun UMKM. (ra/iwy)


Bagikan Artikel