Covid-19

Vaksinasi Lansia Baru 40 Persen


PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo masih ditetapkan berstatus PPKM level 3. Untuk turun ke PPKM level 2, Kabupaten Probolinggo harus bekerja keras mencapai target vaksinasi dengan sasaran para lanjut usia (lansia).

Progres vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Probolinggo berjalan lambat. Hal itu dibuktikan dengan rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia yang hanya mencapai sekitar 40 persen untuk dosis pertama dan 20 persen untuk dosis kedua.

Berdasarkan data per 20 Oktober 2021, ada sebanyak 112.618 orang lansia di Kabupaten Probolinggo. Dari jumlah itu, baru ada sekitar 45 ribu atau 40 persen lansia yang telah divaksin dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua sudah ada sekitar 23 ribu atau 20 persen lansia yang divaksin Covid-19.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Probolinggo Mujoko mengatakan, ada beberapa kendala sehingga vaksinasi bagi lansia belum tercapai.”Kendalanya vaksin bagi lansia yakni adanya penyakit penyerta atau komorbid,” katanya, Rabu (27/10).

Dijelaskannya, dalam proses vaksinasi lansia dan juga golongan warga lainnya. Ada beberapa yang harus dilakukan, utamanya mulai dari tahapan screening.”Dari proses screening inilah nantinya terdeteksi adanya komorbid atau tidak. Kalau ada komorbid nya, maka hal itu bisa dijadikan bahan pertimbangan lansia tidak bisa vaksin,” jelasnya.

Ia menambahkan harapan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 dengan menerapkan 5 M. Di antaranya menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih, menjaga jarak minimal aman, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. “Saya minta agar masyarakat terus menerapkan 5 M pencegahan Covid-19, agar terhindar dari virus corona,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel