Covid-19

Kebut Vaksinasi Dua Pekan ke Depan


PROBOLINGGO – Naiknya level PPKM di Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian serius Pemkab Probolinggo. Satgas Penanganan Covid-19 dan tenaga kesehatan (nakes) berupaya mengejar target vaksinasi dengan door to door. Ditarget vaksinasi itu bisa terrealisasi dalam dua pekan ke depan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, dari hasil evaluasi PPKM bersama Pemerintah Pusat, ditetapkan dalam Inmendagri nomor 47/2021 bahwa Kabupaten Probolinggo naik menjadi PPKM Level 3. Kondisi itu menjadi perhatian serius Satgas Penanganan Covid.

Namun, masalah pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tetapi, kata dia, juga harus ada peran dari semua pihak. “Satgas dan nakes sudah berupaya melakukan percepatan vaksinasi pada semua masyarakat dengan door to door. Tapi, percepatan vaksinasi itu bisa tercapai jika didukung oleh peran semua masyarakat,” ujarnya.

Wanita berkacamata ini mengatakan, jika masyarakat tidak mendukung dan kesadarannya untuk vaksinasi rendah, akan menjadi kendala terhadap capaian target vaksinasi. Sehingga harus menerima jika mobilitasnya kembali dibatasi.

Sampai kemarin, capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinggo untuk dosis pertama sudah mencapai 46.2 persen dari target sasaran 890.667 jiwa. Artinya, sekitar 405.116 warga sudah disuntik vaksin dosis pertama.

Sedangkan, capaian vaksinasi warga lanjut usia (lansia) baru mencapai 18,88 persen dari target sasaran 112.618. Atau baru 20.597 lansia yang sudah disuntik vaksin. “Semoga hasil evaluasi dua pekan ke depan atau tanggal 17 Oktober, capaian vaksinasi di Kabuapten Probolinggo di atas target syarat masuk PPKM Level 2,” ujarnya.

Dewi mengatakan, saat ini di Kabupaten Probolinggo yang terkonfirmasi positif Covid-19 total mencapai 7.137 pasien. Dari jumlah itu, hanya 27 pasien yang masih menjalani perawatan. Sebanyak 6.616 pasien sudah sembuh dan 494 pasien meninggal dunia.

“Untuk peta zona di Kabupaten Probolinggo, ada 11 kecamatan yang zona kuning dan 13 kecamatan sudah zona hijau,” jelasnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel