Bencana Alam

RSUD Tongas Kebanjiran, Sekda Ugas Turun Tangan


TONGAS – Banjir yang terjadi pada Jumat (10/2) lalu, tak hanya menggenangi ribuan rumah milik warga. Fasilitas umum seperti Rumah Sakit pun tak luput dari dampak genangan banjir akibat tingginya curah hujan tersebut. Seperti banjir yang menggenangi RSUD Tongas yang sempat mengganggu fungsi pelayanan kesehatan kepada warga.

Tak ingin berlama-lama fasilitas penting itu terganggu pelayanannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. Langsung memerintahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo untuk segera melakukan penanganan yang diperlukan untuk segera mengatasi genangan disekitar RSUD Tongas tersebut.

Bekerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, BPBD pun dengan segera melakukan penyedotan genangan air yang berada di sekitar halaman RSUD. Untuk segera menyurutkan banjir genangan itu pun. Dinas PUPR sampai menerjunkan 1 unit alat berat berupa excavator untuk membuka jalur drainase guna mengalirkan genangan setinggi sekitar 30 CM tersebut.

Kegiatan penanganan dampak banjir itu pun disaksikan langsung oleh Sekda Ugas yang turun tangan langsung memantau kegiatan tersebut. Hasilnya pun langsung terlihat selang beberapa waktu genangan banjir yang disedot oleh pompa air dan dialirkan ke saluran drainase yang dibersihkan oleh excavator itu pun segera surut.

“Penanganan banjir genangan semacam ini harus dilakukan dengan segera dan secepat mungkin. Pihak terkait harus melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik, agar utamanya fungsi pelayanan fasilitas umum kepada masyarakat tidak sampai terganggu,” ujar Ugas, Sabtu (11/2).

Dikatakannya, banjir yang menimpa sebagian wilayah barat kabupaten Probolinggo. Seperti di kecamatan Tongas dan Sumberasih serta 3 kecamatan lainnya seperi di Leces, Dringu, dan Paiton.

Berdasarkan hasil laporan dari pihak BPBD, selain karena tingginya intensitas hujan, juga diakibatkan oleh rusaknya sejumlah tanggul di beberapa titik.

Padahal tanggul itu berfungsi penting untuk mencegah naiknya debit air sungai agar tak sampai ke pemukiman warga.

“Tentu rusaknya sejumlah tanggul itu tak bisa dibiarkan begitu saja. Harus dilakukan langkah-langkah perbaikan agar bencana serupa tidak kembali terulang dan merugikan warga. Untuk itu kami akan koordinasikan untuk langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjangnya dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawadan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan, jika banjir genangan yang terjadi di RSUD Tongas. Diakibatkan oleh buruknya sistem drainase yang berada disisi utara RSUD.

“Gotong-gorong yang ada kondisinya sudah tertutup dengan beton. Sehingga untuk melakukan pembersihan harus dilakukan pembongkaran. Karena itu kami turunkan alat berat ini sekaligus untuk membersihkan drainase yang ada,” katanya singkat. (tm/ra)


Bagikan Artikel