Bencana Alam

Puting Beliung Porak Porandakan 14 Bangunan di Probolinggo


PROBOLINGGO – Bencana angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Probolinggo. Total sebanyak 14 bangunan rumah, kandang, dan musholla di 7 desa di 2 kecamatan porak poranda akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (22/2) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo menyebutkan, bencana angin puting beliung terjadi di 2 kecamatan. Di Kecamatan Wonomerto, puting beliung menerjang Desa Pohsangit Ngisor dan merusak 1 kandang ternak milik warga. Selanjutnya di Desa Pohsangit Ngisor, Wonorejo, dan Tunggakcerme puting beliung membuat sejumlah pohon tumbang. Akses dan jaringan listrik milik PLN setempat juga rusak.

Di Kecamatan Bantaran, puting beliung menerjang 3 desa. Yakni Desa Tempuran di mana sebanyak 12 rumah milik warga dan 1 musholla rusak. Ada juga akses jalan yang tertutup pohon tumbang.

Kemudian di Desa Legundi, 1 rumah milik warga mengalami kerusakan dan akses jalan sempat tertutup akibat adanya pohon tumbang. Terakhir di Desa Patokan, puting beliung membuat sejumlah pohon tumbang dan menimpa kabel jaringan listrik.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung kemarin. Tapi totalnya ada 14 bangunan yang rusak, 18 pohon tumbang, 4 kabel jaringan PLN putus, dan akses jalan sempat terhambat,” sebut Rachmad, Rabu (23/2).

Rachmad menjelaskan, anggota tim reaksi cepat (TRC) BPBD, langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Bersama warga dan para relawan, mereka membantu proses evakuasi dan pembersihan terhadap dampak bencana angin puting beliung.

“Kami berkoordinasi dengan pihak terkait, baik pemerintah desa dan PLN untuk melakukan pembersihan terhadap dampak bencana,” terangnya.

Adapun data yang disampaikan, kata Rachmad masih bisa berubah sewaktu-waktu. Lantaran proses pendataan masih terus dilakukan oleh personelnya.

“Data dampak kebencanaan itu masih bisa berubah sewaktu-waktu seiring dengan terus dilakukannya proses pendataan,” katanya. (tm/eem)


Bagikan Artikel